Ibu Hamil Di Semarang Dapat Tambahan

Semarang, Mediajateng.net, – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi bersama sejumlah relawan Srikandi seTia Hendi Kota Semarang memberikan bantuan berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) guna meningkatkan gizi anak dan ibu hamil (bumil) ditengah terjadinya wabah Covid-19 di RW XI Kelurahan Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan, Selasa (09/6/2020).

Mba Tia, sapaan akrab Krisseptiana Hendrar Prihadi, bersama rombongan mendatangi satu persatu rumah ibu hamil membagikan paket bantuan PMT.  Ia juga berpesan kepada para ibu hamil untuk tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi covid-19.

“Ini salah satu bentuk perhatian kami apalagi di situasi seperti ini imunitas bumil harus tinggi. Sehingga bantuan PMT untuk balita dan ibu hamil ini dirasa sangat perlu. Apalagi posyandu saat ini juga belum dapat dilaksanakan secara maksimal,” katanya kepada mediajateng.

Lebih lanjut Mba Tia mengatakan, ia juga menghimbau kepada ibu hamil untuk tetap berkoordinasi dan berkonsultasi kepada tim medis yang sudah disediakan seperti di Puskesmas. Sehingga, jika ada gejala-gejala sesuatu dapat sesegera mungkin tertangani.

“Kami Tim Penggerak PKK juga terus memantau baik secara langsung atau melalui sosial media untuk memastikan ibu-ibu yang saat ini sedang dalam kondisi hamil tetap sehat dan tetap mendapatkan perhatian sampai persalinan,” ungkapnya.

Pendataan, lanjut Mba Tia meski masih dalam kondisi pademi PKK Kota Semarang tetap melakukan pendataan ibu hamil yang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang.

“Pendataan tetap dilakukan, kami dari PKK dan juga ada teman-teman dari Dinas Kesehatan Kota Semarang terus melakukan pendataan dan pendampingan untuk ibu hamil,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan himbuan kepada warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam berkegiatan, khususnya para ibu hamil. Dan peran kaum perempuan, kata dia, sangat penting dalam membentengi anggota keluarga dari paparan Covid-19 dengan mengingatkan seluruh anggota keluarga untuk mengikuti anjuran pemerintah.

“Kalau bisa tetap dirumah saja, karena kondisi masih seperti ini. Jika terpaksa harus berkegiatan di luar rumah terapkan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah seperti menggunakan masker dan rajin mencuci tangan serta jaga jarak. Hal ini penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tambahnya. (ot/mj)