Golkar Targetkan 2 Kursi Caleg Dapil V DPR RI

GROBOGAN, Mediajateng.net, – Partai Golongan Karya (Golkar) menargetkan dua kursi untuk calon legislatif DPR RI dari Dapil V. Demikian disampaikan Muhammad Saleh, bendahara DPD Golkar Jateng dalam Rapat Koordinasi Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Dapil Jateng V di Firdausia Ballroom Kyriad Hotel, Minggu (14/10/2018).

Dijelaskan juga, dari target 23 kursi Dapil V, dua kursi dari Dapil V yakni Kabupaten Grobogan dan Blora. “Sehingga dari keseluruhan delapan kursi, kita dapat dua kursi dengan kualitas caleg ada mantan Bupati Blora Yudhi Sancoyo, mantan wakil bupati Grobogan Icek Baskoro, dan Mbak Padma Mestika Jati,” tambah dia.

Saleh menambahkan, kursi DPRD Jawa Tengah yang diperoleh partai Golkar ada 10 kursi dari 100 kursi. Adanya target dua kali lipat ini, pihaknya melakukan pemetaan real di lapangan untuk masing-masing Kabupaten melalui rakor tersebut.

”Laporan dari rakor ini akan jadi acuan untuk perolehan kursi di DPRD Kabupaten, Provinsi dan DPR RI,” tandasnya.

Hal tersebut juga dibenarkan salah satu Caleg Dapil V Partai Golkar, Padmasari Mestikajati. Padma, sapaan akrabnya mengatakan, khusus Dapil V Jawa Tengah ditargetkan meraih dua kursi dewan dari Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Blora.

“Saat ini kita bedah dapil sehingga kita bisa tahu ada apa saja di dapil atau ada masalah apa saja di dapil dan masing-masing kabupaten ada komisi sehingga dari masing-masing kabupaten ada laporan ke DPD Provinsi Jateng. Dari situ, DPD Provinsi akan menindaklanjuti apa saja yang harus disinkronkan karena tiap dapil atau tiap kabupaten/kota berbeda masalahnya,” papar Padma, yang juga putri Bambang Sadono ini.

Ia juga menambahkan, sinkronisasi tersebut dikarenakan kondisi saat ini berbeda dengan lima tahun silam. Karena saat ini, menurutnya, para bupati bukan lagi dari Partai Golkar.

“Itu salah satu potret yang akan kami baca sehingga kendala-kendala itu nantinya akan dilaporkan masing-masing kabupaten/kota ke DPD Provinsi. Intinya, Golkar inginkan bisa mendapatkan target minimal 20 persen sehingga bisa mencalonkan bupati sendiri, meskipun nantinya akan berkoalisi dengan partai lain. Namun, kita tidak bisa didikte partai lain,” tambah Padma.

Dalam rakor tersebut dihadiri 100 caleg dari Blora dan Grobogan serta caleg Provinsi dan DPR RI. Hadir juga dalam kesempatan ini yakni Tim Cakra, yakni tim relawan Capres Jokowi-Ma’ruf Amin. Tim yang diketuai Mayjen Purn TNI Ibnu Darmawan. Ibnu, yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Provinsi Jateng memaparkan strategi pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Menurut dia, tim Cakra melakukan berbagai strategi dan cara agar terjadi sinkronisasi dan efek ini juga bisa dinikmati Partai Golkar.

“Kita berusaha sinkron-kan antara Pilpres dengan Pileg seperti yang didengungkan para petinggi Partai Golkar yaitu sukses kita adalah sukses legislatif dan sukses pilpres. Karena elektabilitas Pak Jokowi masih tinggi, maka kita harus dapat memanfaatkan Jokowi dari efek tersebut. Setiap kegiatan, kita dari timses Jokowi-Ma’ruf Amin selalu diundang agar dapat mensinkronkan program-program Pak Jokowi dengan para caleg yang ada di daerah. Jangan sampai tim Jokowi berjalan sendiri, caleg berjalan sendiri, sehingga tidak ada gesekan di bawah,” kata Ibnu yang diwakili Muhammad Saleh. (Ag-MJ)