Purwokerto, MediaJateng.Net – Dalam rangka memperkaya wawasan dan pengalaman belajar berbasis praktik, siswa International Class Program (ICP) melaksanakan kegiatan field trip edukatif ke Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada Kamis, 15 Januari 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 7B, 7C, 7D, 8B, dan 8C dengan penuh antusias dan semangat belajar.
Kegiatan field trip ini difokuskan pada pengenalan bioteknologi konvensional dan modern yang aplikatif serta relevan dengan pembelajaran sains.
Agenda pertama dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi, di mana siswa mengikuti pembelajaran bioteknologi konvensional melalui praktik pembuatan nata de coco.
Dalam kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada peran mikroorganisme, proses fermentasi, serta tahapan pembuatan nata de coco secara ilmiah.
Praktik langsung ini membantu siswa memahami konsep bioteknologi yang selama ini dipelajari secara teori di kelas.
Selanjutnya, siswa mengunjungi Laboratorium Botani untuk mempelajari kultur jaringan tumbuhan.
Pada sesi ini, siswa mendapatkan penjelasan mengenai teknik perbanyakan tanaman secara steril, manfaat kultur jaringan dalam dunia pertanian, serta penerapannya dalam menghasilkan tanaman unggul.
Siswa tampak aktif dalam menyimak, bertanya, dan berdiskusi dengan pemateri, menunjukkan ketertarikan terhadap bidang biologi dan bioteknologi modern.
Selain pembelajaran di laboratorium, siswa juga diajak mengunjungi kebun kelapa kopyor milik Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Di lokasi ini, siswa memperoleh pengetahuan tentang proses budidaya kelapa kopyor, nilai ekonominya, serta keterkaitan antara bioteknologi, botani, dan pengembangan pertanian berkelanjutan.
Melalui kegiatan field trip International Class Program ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar kontekstual yang bermakna, menghubungkan teori dengan praktik nyata, serta menumbuhkan minat terhadap sains dan bioteknologi.
Kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi siswa untuk mengembangkan pola pikir ilmiah dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan pendidikan bertaraf internasional di masa depan.***












