Dusun Kedung Genengadal Juara Satu Lomba Siskamling

GROBOGAN, Mediajateng.net – Dusun Kedung yang terletak di desa Genengadal kecamatan Toroh menjuarai lomba siskamling dan bhabinkamtibmas/polmas dengan predikat juara pertama. Hal itu disampaikan Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq dalam Apel Besar Kaposkamling yang diselenggarakan Selasa (31/7/2018) di halaman Mapolres Grobogan.

Untuk juara II diraih dusun Bangsri, desa Tambakselo, kecamatan Wirosari. Dan untuk juara III diraih dusun Karangasem, desa Kronggen, kecamatan Wirosari.
Sementara juara harapan I, II, dan III diraih desa Tuko (Pulokulon), desa Pengkol (Penawangan) dan dusun Tanggulangin, desa Tanggirejo (Tegowanu).

“Apel besar Kaposkamling ini merupakan wahana evaluasi terhadap keberadaan poskamling dengan aktivitas kegiatannya dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban secara swakarsa di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” kata Kapolres dalam sambutannya.

Keberadaan poskamling, lanjutnya, merupakan garda terdepan kekuatan masyarakat dalam upaya menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal.

“Pengamatan saya, para Kaposkamling dan seluruh perangkatnya telah terbukti berbuat dan berusaha mewujudkan rasa aman yang menjadi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat. Khususnya, pada waktu malam hari sehingga berdampak pada terwujudnya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Grobogan seperti sekarang ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk kembali mengaktifkan dan mengefektifkan kembali pos-pos kamling yang ada di wilayah masing-masing.

“Poskamling sebagai bentuk Pam Swakarsa diatur dalam UU No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Di dalam undang-undang tersebut memberikan kewenangan kepolisian terbatas dalam lingkup kuasa tempat, yang meliputi lingkungan pemukiman, kerja dan lingkungan pendidikan,” paparnya.

Meski diatur dalam UU, Kapolres menambahkan kewenangan tersebut tidak sama dengan kewenangan yang dimiliki anggota Polri. Kewenangan personel poskamling dibatasi dalam koridor pemeliharaan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat dalam hal tertangkap tangan dan penyelesaian masalah-masalah sosial penyebab timbulnya gangguan Kamtibmas.

Dalam kesempatan itu juga, Kapolres memberikan amanat kepada desa-desa yang belum berhasil menjadi juara bukan berarti tidak melaksanakan siskamling secara aktif.

“Tetapi belum maksimal pelaksanaannya. Saya berharap ke depannya lebih maksimal dan semangat menjadi juara dan dapat mengaplikasikannya di lapangan. (Ag-MJ)