Semarang

Dandim 0733-BS Semarang Bersama Kapolrestabes Semarang Bagi Masker di Pasar Bulu

×

Dandim 0733-BS Semarang Bersama Kapolrestabes Semarang Bagi Masker di Pasar Bulu

Sebarkan artikel ini

Semarang, mediajateng.net- Lindungi warga Kota Semarang, Kodim 0733 BS Semarang dan Polrestabes Semarang, bagikan sebanyak 1.100 masker ke pedagang di Pasar Bulu, Senin (1/2).

Masker dibagikan kepada masyarakat dan pedagang pasar Bulu Semarang oleh Dandim 0733 BS Semarang Kolonel Inf Yudi Diliyanto dan Kapolrestabess Semarang Kombes Irwan Anwar dan beserta jajaran, bagi pedagang dan pengunjung pasar.

Kolonel Inf Yudi Diliyanto menjelaskan, pemberian masker bertujuannya agar masyarakat Kota  Semarang  tidak terpapar Covid-19.

Kodim 0733 BS Semarang bersama Polrestabes Semarang, gencarmengingatkan masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan

Dalam rangka masa perpanjangan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Kota Semarang sampai dengan 8 Februari 2021 mendatang Dandim 0733/BS Semarang membagikan masker kepada masyarakat.

“Warga yang berada di pasar baik pembeli maupun pedagang pasar. Kodim juga menekankan masyarakat supaya tetap menerapkan protokol kesehatan yakni dengan 3 M yakni Menjaga Jarak, Memekai Masker dan Mencuci Tangan Dengan Sabun,” kata Dandim.

Menurutnya dalam hal ini tugas anggota TNI sama dengan anggota Polri yakni turut menegakan protokol kesehatan.
“Pasar adalah salah satu tempat dimana perlu sekali menerapkan protokol kesehatan karena adanya transaksi menggunakan uang dimana kita ketahui bersama bahwa uang dapat menjadi potensi media penyebaran virus oleh karena itu perlunya mencuci tangan dengan sabun setelah melakukan transaksi jual beli,” katanya.

“Jaga jarak menjadi perhatian karena kondisi pasar yang selalu ramai dan juga jarak antar los atau lapak yang cukup sempit, karena kondisi itulah jarak jarak harus dibarengi dengan menggunakan masker,” tambah Dandim.
Kolonel Inf Yudhi juga mengatakan operasi yustisi di Pasar Bulu tidak ditemukan pelanggar protokol kesehatan selain itu pihak pengelola pasar juga sudah menfasilitasi dengan tempat mencuci tangan.

Dalam operasi yustisi kali ini pihaknya lebih menekankan untuk sosialisasi namun selanjutnya akan ada penindakan kepada para pelanggar protokol kesehatan.
“Keberhasilan operasi yustisi ini bukan tegantung kepada kami para petugas, akan tetapi tergantung pada kesadaran masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan. Kami mengingatkan bahwa covid-19 masih ada meskipun vaksinasi sudah mulai dilakukan, vaksin hanya wujud ikhtiar kita untuk mengatasi pandemi bukan menjadi solusi utama,” tambahnya.

Kombes Irwan Anwar yang menambahkan, kegiatan menekankan masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak dan  mengkonsumsi makanan sehat.

“Kami akan terus melakukan kegiatan semacam ini di pasar-pasar tradisional lainya, karena tempat ini menjadi pertemuan masyarakat dan pedagang. Perlu upaya dini mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.pendim