Kudus

Bupati Sam’ani Sawah di Pusat Kota Kudus dan Koprasi Merah Putih

×

Bupati Sam’ani Sawah di Pusat Kota Kudus dan Koprasi Merah Putih

Sebarkan artikel ini
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat lomba desa

 

Media Jateng, Kudus – Upaya Pemerintah Kelurahan Mlatinorowito Kecamatan Kota Kudus dan Desa Gondangmanis Kecamatan Bae dalam program ketahanan pangan diapresiasi Bupati Kudus Sam’ani Intakoris.

Saat meninjau Kelurahan Mlatinorowito Kecamatan Kota Kudus, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan kekagumannya di di wilayah perkotaan Kabupaten masih ditemukan lahan persawahan.

Bahkan, koperasi gapoktannya juga berjalan. Pihaknya optimis Kabupaten Kudus bisa terus surplus swasembasa pangan.

“Saya kalau sepedaan lewat sini terkagum-kagum karena daerah perkotaan masih ditemukan persawahan. Luar biasa menyumbang produksi pangan di (Kabupaten) Kudus,” ungkap Bupati Kudus Sam’ani Intakoris.

Program peningkatan ekonomi berupa pendirian dan pengelolaan Koperasi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), direncanakan oleh Pemkab Kudur dikolaborasikan dengan Koperasi Desa Merah Putih yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menjelaskan pengelolaan keuangan koperasi akan dilakukan secara professional dengan menerapkan tertib administrasi yakni dengan menerapkan aplikasi sehingga meminimalisir potensi pelanggaran.

“di (Desa) Mlatinorowito kan sudah ada koperasi gapoktan, nanti bisa dikolaborasikan dengan Koperasi Merah Putih,” imbuh Bupati Sam’ani, dilangsir dari portal resmi Pemkab Kudus, Sabtu 10 Mei 2025.

Bupati akan terus mendorong agar UMKM yang telah bagus di Kelurahan Mlatinorowito terus maju. Begitu juga dengan adanya kedai balita untuk membantu memenuhi gizi balita di wilayah setempat.

“Kedai balita ini bagus sebagai upaya memenuhi gizi balita setempat,” terangnya.

Menurut Lurah Mlatinorowito Ainnur Sri Yulianing Sutrisno menjelaskan Kelurahan Mlatinorowito mempunyai berbagai UMKM bidang kuliner. Kemudian kedai balita yang dimiliki Kelurahan Mlatinorowito bersertifikasi.

“Pegawai di Kedai Balita telah mengikuti pelatihan bersama Disnaker Perinkop dan UKM Kabupaten Kudus dan bersertifikasi,” terangnya.

Kemudian, Bupati Kudus mengunjungi Desa Gondangmanis Kecamatan Bae. Sam’ani menjelaskan program pemerintah desa dalam hal ketahanan pangan sangat baik. Tanaman tebu, ketela, gembili, jagung, dan umbi-umbian yang dihasilkan Desa Gondangmanis terkelola.

“Luar biasa program ketahanan pangan Desa Gondangmanis. Tak hanya produksi panen yang terkelola, tapi ada pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) yang dibangun,” ucapnya.

Baca juga: Pariwisata Sektor Pengungkit Pertumbuhan Ekonomi Jateng

Baca juga: MoU Langkah Awal UNDIP Bersinergi dengan Beihang University, Bidang Aeronautics dan Astronautics

Selain ketahanan pangan, Desa Gondangmanis memiliki beberapa bank sampah yang inovatif. Sam’ani menyebut hal itu dapat menjadi percontohan bagi desa yang belum mempunyai manajemen pengelolaan sampah dengan baik.

“Bank sampahnya juga ada beberapa. Ini bisa menjadi percontohan bagi wilayah yang belum melakukan pengelolaan sampah secara berkala,” imbuhnya.

Kepala Desa Gondangmanis Susanto menjelaskan pertanian desa sudah menggunakan alat smartfarming. Kegunaannya untuk mengukur kesuburan tanah, maupun kelembapan air. Kemudian, desa juga telah membangun Jalan Usaha Tani (JUT) memudahkan akses petani membawa hasil panen. Kemudian, salah satu bank sampah desa telah bekerja sama dengan Pegadaian.

“Kami mengupayakan agar petani Desa Gondangmanis terfasilitasi dengan baik. Kami memiliki tiga bank sampah. Salah satunya Bank Sampah Muria Indah yang bekerja sama dengan Pegadaian. Sehingga masyarakat dapat menukar sampah dengan emas,” paparnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton hadir bersama dengan Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris. Kepala desa dan lurah juga hadir mendukung perwakilan desa yang mengikuti lomba.