Banjir, Ini Kereta Yang Terlambat

 

SEMARANG, Mediajateng.net- Banjir yang melanda sejumlah daerah di Cirebon, berdampak pada terjadinya keterlambatan perjalanan kereta api menimpa wilayah PT KAI Daop 4 Semarang. Curah hujan yang turun cukup tinggi di wilayah Cirebon, menyebabkan terjadinya banjir pada jalur rel kereta api.

Dampak, terjadi di kilometer 185 + 500 s/d 186 + 600 yakni Stasiun Tanjung-Stasiun Losari atau secara administrasi masuk dalam wilayah kerja PT KAI Daop 3 Cirebon.

Suprapto, menejer humas PT KAI Daop IV Semarang menjelaskan, akibat banjir dan mengenangi jalur rel tersebut, sejumlah perjalanan kereta api dari Jakarta menuju Semarang begitupun sebaliknya, menggalami sejumlah keterlambatan. “Keterlambatan berkisar antara 2 sedang 3 jam,” katanya.

Agar perjalanan kereta api tetap bisa melintas, pihak PT KAI memberlakukan rekayasa pola operasi  memutar.

“Dimana rute yang seharusnya adalah Cirebon – Brebes – Tegal dan sebaliknya, rutenya menjadi Cirebon – Prupuk – Slawi – Tegal berlaku sebaliknya. Total ada 11 perjalanan kereta api pada tanggal 23 Februari 2018 yang akan mengalami rekayasa pola operasi memutar,” katanya.

Untuk meminimalisasi waktu tunggu penjemputan oleh keluarga, suprapto menyebutkan daftar perjalanan 11 Kereta Api yang menuju atau dari arah Semarang yang terkena dampak yakni KA 97 (KA Ciremai rute Semarang – Bandung).

KA 143 ( KA Jayabaya rute Malang – Jakarta), KA 77 (KA Gumarang rute Surabaya – Jakarta), KA 13 ( KA Argo Muria rute Semarang – Jakarta), KA 201 (KA Tawang Jaya rute Semarang – Jakarta), KA 144 ( KA Jayabaya rute Jakarta – Malang), KA 178 (KA Kertajaya rute Jakarta – Surabaya).

“Juga KA 56 (KA Bangunkarta rute Jakarta – Surabaya), KA 172 (KA Matarmaja rute Jakarta – Malang), KA 78 (KA Gumarang rute Jakarta – Surabaya) dan KA 12 (KA Argo Sindoro rute Jakarta – Semarang),” urainya.(Edo-MJ)