Arianti Merapat Ke Pak Dirman, Ali Khamdi: Jiwa Kesatria Telah Berkumpul

SEMARANG, Mediajateng.net – Arianti Dewi telah menyatakan mundur dari Partai Golkar. Arianti yang saat ini menjadi wakil Bendahara Umum Partai Golkar mundur lantaran akan mendukung Sudirman Said di Pilgub Jawa Tengah 2018.

Ketua Relawan Perjuangan Merah Putih, Ali Khamdi mengapresiasi dan menilai langkah yang diambil Arianti Dewi menunjukan ketegasan sikap dalam berpolitik.

“Sikap Arianti Dewi patut diapresiasi, ketegasan sikapnya dalam menentukan pilihan serta keengganannya berseberangan dengan partai adalah jiwa satria dalam berpolitik,” katanya, Sabtu (10/2).

Ali yakin, dengan berkumpulnya politikus berjiwa kesatria di tim pemenangan Sudirman Said – Ida Fauziah, kemanangan di Pilgub Jateng 2018 bukanlah hal mustahil.

“Setelah kemarin mengetahui kebesaran hati Cak Imin menolak uang Rp50 Miliar untuk menggagalkan pasangan ini, sekarang masuk pula orang yang berani menerima konsekuensi berat demi mendukung kami. Ini luar biasa,” katanya.

Nama Arianti Dewi sendiri sebelumnya sempat digadang-gadang mendampingi calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said. Namun akhirnya Pak Dirman menentukan Ida Fauziah dari PKB sebagai pendampingnya.

Selanjutnya relawan PMP mengajak semua pihak untuk menghormati keputusan Arianti Dewi tersebut. Karena itu adalah sikap politik dan hak pribadi yang dilindungi undang-undang.

“Bebas menentukan pilihan, dan dia juga siap dengan konsekuensi pilihannya, harus keluar dari partai,” katanya.

Dia mengaku belum melakukan komunikasi langsung dengan Arianti terkait dukungannya kepada pasangan Sudirman Said – Ida Fauziah.

“Namun kami bersyukur, kehadirannya menjadi kekuatan baru bagi tim pemenangan Sudirman Said – Ida Fauziah,” katanya.

Wanita kelahiran Solo, 27 September 1972 tersebut merupakan anggota DPR RI .Arianti Dewi, sekarang ini masuk daftar calon anggota DPR RI Dapil (Daerah Pemilihan) V Jateng dari Partai Golkar, yakni meliputi areal Kota Solo, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Sukoharjo. Ia juga seorang pengacara dan kosultan bisnis lulusan STIE IEU dan Universitas Indonesia.

Di politik, dia pernah menjabat sebagai Staf Ahli DPR RI Partai Golkar, Pengurus DPP Partai Golkar Korbid Infrastrutur dan Transportasi, Bendahara Umum Pemenangan Pemilu Jawa II DPP Partai Golkar, Wakil Ketua Kosgoro Jawa Tengah dan posisi terakhir sebagai Wakil Ketua Bendahara Umum DPP.

Sebelumnya diberitakan, Arianti memilih balik kanan dari partai berlambang beringin. Alasannya karena dirinya memutuskan mendukung Sudirman Said karena dia yakin Pak Dirman pemimpin yang bersih dan komitmen.

“Saya melihat tokoh yang memenuhi kriteria itu adalah Pak Sudirman” ucapnya.

Menurut Arianti, niatnya mundur dari Golkar sudah bulat. Dia akan berpamitan pada senior Golkar akhir pekan ini.

”Akhir minggu ini saya berencana sowan pimpinan, sesepuh, senior, dan teman-teman untuk berpamitan,” tuturnya kepada wartawan.