ALAT berat PT Jasamarga Tranjawa Tol JTT melakukan pemadatan jalan di ruas tol Semarang. Foto: Mediajateng.net/ Humas Jasa Marga
Media Jateng, Semarang – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memanfaatkan kondisi terik di musim kemarau untuk melaksanakan pekerjaan pemeliharaan dan rekonstruksi perkerasan jalan beton.
Pemelharaan, dilaksanakan Jasamarga Transjawa di Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C sebagai bagian dari upaya menjaga Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengguna jalan.
Pekerjaan dilakukan secara bertahap untuk menjaga kualitas dan kenyamanan berkendara, adapun jadwal pelaksanaannya adalah sebagai berikut :
Scraping, Filling, Overlay
– KM 426+635 sd KM 426+617 Seksi A arah Jakarta lajur bahu luar, KM 426+564 s.d KM 426+466 Seksi A arah Jakarta lajur bahu luar, dan KM 426+615 s.d KM 426+564 Seksi A arah Jakarta lajur 1 pada Rabu, 15 Juli 2026 pukul 18.00 WIB s.d Kamis, 16 Juli 2026 pukul 06.00 WIB
– Off Ramp Jatingaleh 2 Seksi A arah Jakarta lajur 1 pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 18.00 WIB s.d Jumat, 17 Juli 2026 pukul 06.00 WIB
– On Ramp Jatingaleh 1 Seksi A arah Solo lajur 1 pada Jumat, 17 Juli 2026, pukul 18.00 WIB s.d Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 06.00 WIB
– KM 433+345 sd KM 433+300 Seksi B arah Jakarta lajur 1 pada Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 18.00 WIB s.d Minggu, 19 Juli 2026, pukul 06.00 WIB
Rekonstruksi Rigid
– KM 422+062 s.d 421+947 Seksi A arah Jakarta lajur bahu luar pada Senin, 13 Juli 2026 pukul 09.00 s.d Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 09.00 WIB
Senior Manager Representative Office 2 PT Jasamarga Transjawa Tol, Ginanjar Bekti Rakhmanto, menyampaikan bahwa pelaksanaan pekerjaan telah direncanakan secara bertahap guna meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas.
“Pekerjaan rekonstruksi ini merupakan bagian dari program pemeliharaan untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan tol agar tetap andal dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. Selama pekerjaan berlangsung, ruas jalan tetap beroperasi dengan pengaturan lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi pekerjaan,” jelas Ginanjar.
Pgs. VP Corporate Secretary and Legal JTT Dary Achmad Budi juga menyampaikan, bahwa JTT telah menyiapkan mitigasi operasional berupa pemasangan rambu-rambu pengamanan pekerjaan sesuai standar, penempatan petugas di lapangan, serta koordinasi intensif dengan Kepolisian guna memastikan kelancaran lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Dary menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung.
“Kami memohon maaf atas potensi ketidaknyamanan maupun perlambatan lalu lintas yang mungkin terjadi selama pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan. Pekerjaan ini merupakan bagian dari komitmen JTT dalam menjaga kualitas layanan dan keandalan infrastruktur jalan tol. Kami mengapresiasi kesabaran dan pengertian pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung,” ujar Dary.
JTT mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi waktu perjalanan, memastikan kendaraan maupun pengemudi dalam kondisi prima, menjaga kecukupan saldo uang elektronik, mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.
