DPRD

Kualitas Udara Kota Semarang Buruk, Alat Monitoring Udara Perlu Dipasang Lagi

×

Kualitas Udara Kota Semarang Buruk, Alat Monitoring Udara Perlu Dipasang Lagi

Sebarkan artikel ini

Semarang, MediaJateng.net – Kota Semarang perlu kembali memasang alat monitoring kualitas udara di sejumlah titik, menyusul indikasi kualitas udara yang memburuk dalam pekan ini.

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Dini Inayati, mengatakan pemantauan kualitas udara secara berkala diperlukan guna mengetahui kondisi lingkungan secara real time. Data tersebut dapat menjadi acuan dalam menyusun kebijakan perbaikan kualitas udara.

“Kalau informasi dari platform daring seperti IQAir itu benar, maka kita bisa mengetahui lokasi dan waktu terjadinya penurunan kualitas udara. Misalnya, di satu titik dan waktu tertentu kualitas udara memburuk, maka bisa jadi penyebabnya berasal dari kendaraan bermotor,” ujar Dini, Jumat , 11 April 2025.

Baca juga : Mau Jadi Kota Pariwisata, Agustina Walikota Semarang Siap Gelar Musrembang Pariwisata

Dini menyebut, kendaraan bermotor menjadi salah satu penyumbang polusi udara terbesar. Oleh karena itu, pihaknya mendorong Pemkot untuk segera merevitalisasi sistem transportasi massal demi mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Ia menambahkan, kualitas udara yang buruk juga dapat terjadi di kawasan industri dengan penyebab yang berbeda, seperti emisi dari aktivitas pabrik atau bahan kimia tertentu. Oleh karena itu, keberadaan alat pemantau kualitas udara dinilai krusial untuk mengidentifikasi sumber utama pencemaran.

“Keberadaan alat monitoring sangat penting agar kita dapat mengetahui secara spesifik penyebab penurunan kualitas udara, baik dari sektor transportasi maupun industri,” tandasnya.

Baca juga : Insan Berbagi Salatiga Libatkan Ratusan Disabilitas Halal Bihalal di Terminal Tingkir

DPRD mendorong agar jumlah alat pemantau kualitas udara diperbanyak dan dipastikan selalu berfungsi dengan baik, guna mendukung upaya perbaikan lingkungan secara berkelanjutan.

Disaat yang sama, Walikota Semarang juga mengimbau warga masyarakat untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang sehat, terlebih di masa peralihan musim.

“Saya mengimbau warga masyarakat yang merasa kurang sehat untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat. Sekarang ini banyak warga yang mengalami diare, demam, dan gangguan pernapasan karena kondisi udara yang kurang menguntungkan,” tutup pihaknya mengingatkan.