Nasional

Serikat Pekerja Pelabuhan Bersatu : Perjuangan dan Kepedulian Serikat Pekerja terhadap Pekerja dan Perusahaan

×

Serikat Pekerja Pelabuhan Bersatu : Perjuangan dan Kepedulian Serikat Pekerja terhadap Pekerja dan Perusahaan

Sebarkan artikel ini

Media Jateng, Bogor – Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia Bersatu (SPPI Bersatu) wadah berserikat pekerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero), atau Pelindo, konsisten menunjukkan kematangan sikap berorganisasi serta kepedulian pada Pelindo.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SPPI Bersatu dilantik dan dikukuhkan Senin 24 Februari 2025 di Ciawi, Bogor.

Usai dilantik, SPPI Bersatu menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-1 selama dua hari yakni Senin dan Selasa 24-25 Februari 2025 di Ciawi, Bogor.

Baca juga: Mararas Apuwara Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kosgoro 1957 Kota Semarang

Rakernas Ke-1 serikat pekerja melakukan diskusi konstruktif dalam merumuskan isu-isu strategis di Perusahaan, baik untuk kepentingan pekerja maupun perusahaan.

Ketua Umum SPPI Bersatu, Dodi Nurdiana dalam arahannya menekankan Rakernas menjadi momen penting pembahasan isu strategis dan perumusan program bagi seluruh Pekerja se-Indonesia dan juga bagi Perusahaan.

“Pengelolaan setiap isu strategis dan perumusan program agar dijalankan dengan rasa penuh tanggung jawab, tetap memperhatikan keseimbangan antara kesejahteraan Pekerja dan keberlangsungan perusahaan,” ujar Dodi.

“Menyoroti rencana penggabungan Pelni dan ASDP ke Pelindo, SPPI Bersatu terus memantau arah kebijakan dan hingga saat ini kami menilai rencana penggabungan tersebut belum tepat mengingat Pelindo masih berbenah pasca merger terkait harmonisasi kesejahteraan Pekerja,” tegas Dodi.

Baca juga: Hari Peduli Sampah Nasional 2025 di Wonosobo, Kolaborasi Bersama Selamatkan Lingkungan Hidup

“SPPI Bersatu tentu mempunyai sikap tegas terhadap kebijakan Manajemen yang perlu dikritisi tentunya melalui kajian dan pemikiran. Program-program yang disusun di Rakernas ke-1 ini bertujuan untuk menghidupkan organisasi baik dari tingkat Pusat hingga seluruh wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero),” tambah Dodi.

“SPPI Bersatu berkomitmen untuk mendukung kebijakan Manajemen yang sejalan dengan produktivitas pekerja dan akan bersikap tegas jika kebijakan Manajemen melanggar Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Tahun 2025 merupakan tahun berakhirnya PKB eksisting, dan SPPI Bersatu akan segera melakukan persiapan untuk pembahasan penyempurnaan PKB tersebut,” pungkas Dodi.

Sekretaris Jenderal SPPI Bersatu, Kamal Akhyar menambahkan, selain perumusan program kerja, Rakernas ke-1 ini merupakan momen kaderisasi bagi para Pengurus muda dan mewujudkan tujuan jangka panjang organisasi.

“Peran aktif dan konsistensi dari para Pengurus DPP dan seluruh DPC sangat penting untuk menghasilkan para kader-kader penerus yang meneruskan tongkat estafet organisasi ini dan membawa Perusahaan menuju kesuksesan yang lebih besar di masa depan,” tutup Kamal.(Media Jateng)