Jelang PTM Guru dan Tendik MTs Negeri 2 Banjarnegara Suntik Imun Booster

admin
By
admin
5 Min Read

Banjarnegara, mediajateng.net – Senin, 6 September 2021 seluruh guru dan tenaga kependidikan di MTs Negeri 2 Banjarnegara mendapatkan imun booster. “Imun booster merupakan salah satu metode yang mungkin akan dipilih untuk mencegah dampak buruk atau komplikasi yang disebabkan oleh COVID-19.

Untuk itu sebagai salah satu bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi PTM humas MTs Negeri 2 Banjarnegara Nafis Attoillah yang diberi mandat langsung dari Kepala Madrasah Ratna Ayu Kartika Wulan untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak kesehatan yang dalam hal ini adalah adanya kerjasama dengan Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan dengan memberikan imun booster. Kegiatan tersebut diawali Kakankemenag Kabupaten Banjarnegara yang menggunakan MRC (Remote Medical Consultation) dengan didampingi Direktur RSI Banjarnegara.

Kakankemenag Kabupaten Banjarnegara Agus Suryo Suripto turut terlibat langsung dalam memfasilitasi komunikasi pihak madrasah dengan Rumah Sakit Islam Banjarnegara. Sehingga terlaksanalah kegiatan pemberian vaksinasi kepada guru dan tendik menjelang PTM dalam waktu dekat ini. Kegiatan ini bersamaan dengan baksos pemeriksaan kesehatan dari pihak dokter-dokter RSI yang langsung dipimpin oleh direktur rumah sakit tersebut.

Kakanmenag kabupaten Banjarnegara juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara menyambut baik, pemeriksaan kesehatan melalui RMC yang dilaksanakan oleh Rumah Sakit Islam Banjarnegara. Sebagai sesuatu yang baru di dunia medis, tentu Kemenag Banjarnegara merasa sangat terhormat mendapatkan kesempatan sebagai institusi pemerintah pertama diperiksa dengan teknologi baru di bidang Kesehatan. Pemeriksanaan yang tidak memerlukan tatap muka antara dokter dan pasien ini tentu akan semakin membuat waktu kerja semakin efektif, karena pemeriksaan menjadi sangat sederhana, bisa dilakukan secara drive thru.

Kemenag Banjarnegara tentu berkepentingan dengan pelayanan yang efisien dan efektif dari sisi waktu, sehingga pegawai Kemenag yang ingin memeriksakan kesehatannya tidak perlu izin sehari penuh, cukup beberapa saat saja. Ke depan pemeriksaan kesehatan dengan RMC ini akan kita lakukan di madrasah-madrasah di lingkungan Kemenag Banjarnegara, jika semua record kesehatan pegawai Kemenag sudah masuk di sistem kesehatan RSI Banjarnegara, harapan kita kesehatan pegawai kemenag akan dapat terjaga dengan baik.

Rumah Sakit Islam Banjarnegara yang pada saat ini telah meningkatkan pelayanan kesehatan berkolaborasi dengan Digidoc di bawah naungan Digidoc Medan, berupaya mengedukasi guru-guru pada MTS Negeri 2 Banjarnegara agar bisa lebih mengerti mengenai imun diri kita sendiri dan juga dapat melihat kembali riwayat dari body cek apa yang telah dilakukan alat kesehatan yang disebut MRC.

MRC berfungsi untuk menghubungkan pasien dengan dokter secara langsung dan melakukan refresh reservasi secara langsung terkait hal yang telah diambil atau terkait dengan boneka yang telah diambil oleh para MRC sebelumnya dan dr. Alvin sebagai perwakilan dari Digidoc Medan yang bekerja sama dengan perusahaan Korea yang diwakili oleh Mr. Steven mengatakan bahwa perusahaan yang berbasis teknologi yang berasal dari Korea Selatan, Cina, dan juga Inggris kami membawa teknologi ini ke Indonesia untuk diadaptasi di Indonesia.

Jadi tujuan karya membuat mesin ini adalah untuk mencoba membuat integrasi antara 1 pasien dengan klinik kemudian integrasi juga antara satu dengan yang lain dan jika memungkinkan kami ingin membuat suatu integrasi antara klinik dengan rumah sakit yang mana tujuan akhirnya adalah desentralisasi sistem sehingga pasien itu dapat mendapatkan fasilitas kesehatan pelayanan kesehatan yang baik dimanapun dia berada mau dia di kota besar seperti Jakarta ataupun kota-kota kecil pulau-pulau kecil seperti di pulau Nias. Pasien tersebut berhak untuk mendapatkan layanan kesehatan atau konsultasi dengan dokter yang sama dengan adanya desentralisasi.

Mesin-mesin ini dapat kita letakkan di tempat-tempat yang kita katakan kurang strategis atau kurang memiliki layanan kesehatan yang baik sehingga masyarakat masyarakat di daerah tersebut dapat dengan mudah mendapatkan akses kesehatan.

Lalu, apa saja manfaat yang dapat diberikan dari imun booster untuk penyakit COVID-19?
Booster bekerja sesuai dengan namanya, yaitu untuk meningkatkan respons kekebalan tubuh terhadap patogen tertentu setelah menerima dosis vaksin awal. Pada dasarnya, ada dua skenario yang membuat seseorang membutuhkan vaksin booster untuk penyakit COVID-19, yaitu untuk memperpanjang perlindungan pasca vaksin sebagai langkah penguat dan mencegah penularan dari varian virus corona yang telah bermutasi.

Melalui kegiatan ini, waka humas berharap. “Semoga dengan imun booster ini seluruh guru dan tendik kekebalan tubuhnya menjadi lebih kuat dan kegiatan PTM bisa berjalan lancar, dapat kembali normal, serta jauh lebih baik dari sebelumnya. Pada kesempatan ini kami juga memohon doa restu dan dukungan seluruh wali dari peserta didik pada khususnya dan masyarakat sekitar madrasah serta masyarakat Banjarnegara pada umumnya agar kegiatan PTM nantinya bisa sukses dan berjalan dengan baik.” pungkas Nafis Atoillah. (MJ/50)

Share This Article