Usai Jalankan Ibadah, Guru Harus Datangi Kantor Polisi

PEKALONGAN, Mediajateng.net – Usai menjalankan ibadah, Pono Raharjo (53) guru salahsatu sekolah negeri asal Desa Sawangan Kecamatan Doro, tidak bisa pulang dengan tenang. Pasalnya, setelah menjalankan sholat dirinya harus mendatangi kantor polisi.

Bukan karena tertangkap, namun PNS ini harus melaporkan motornya yang hilang saat diparkir dihalaman masjid. Info yang diterima Mediajateng.net, sepeda motor honda vario bernopol G 3657 JK, sekira pukul 19.30 wib yang diparkir di halaman Masjid hilang dicuri orang tak dikenal.

Dari informasi di Mapolres Pekalongan, diketahui akibat motor miliknya dicuri, pak guru mengalami kerugian mencapai Rp 8 juta dan kasus tersebut kini dilaporkan ke Mapolsek Doro Polres Pekalongan.

Pencurian terjadi sekira pukul 19.30 wib di halaman Masjid Jami Al Iklas yang ada di Desa Doro, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Saat Mudlofar  hendak melaksanakan sholat , korban memarkirkan kendaraannya di halaman masjid Jami Al Iklas .

Selang beberapa menit kemudian sepeda motor tersebut sudah tidak ada dan diambil pencuri . Korban sudah berusaha mencari keberadaan sepeda motornya di sekitar area masjid namun tidak diketemukan. Dugaan korban,  pencuri masuk dan keluar lewat pintu depan masjid Jami Al Iklas dan mengambil kendaraan dengan cara menggunakan kunci palsu.

Atas kejadian yang dialaminya, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Doro Polres Pekalongan.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP M Dahyar, membenarkan atas adanya laporan kejadian pencurian dengan pemberatan tersebut, dan korban  melaporkan kejadian tersebut  ke Polsek Doro.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan mengatakan, saat kejadian waktu itu tempat parkir sepeda motor sepi dan tidak ada penjaga parkir. Sedangkan kasus ini masih dalam penyelidikan anggota Polsek Doro, terangnya.

“Untuk itu, kami dari pihak Kepolisian tidak bosan-bosannya  mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa hati -hati dalam meninggalkan sepeda motor. Untuk lebih amannya, hendaknya ketika parkir kendaraan di usahakan tidak jauh dari pantauan, sehingga apabila ada orang yang mencurigakan bisa segera diketahui, kata AKP M. Dahyar.(505-Mj)