Wabup Sebut Sebanyak 122 ribu Lansia Kebuman Masuk Prioritas Vaksinasi

Wakil Bupati Kebumen Hj. Ristawati Purwaningsih, S.ST, M.M
Foto : Humas Protokol Kebumen

KEBUMEN, mediajateng.net – Sebanyak 122rb orang Lansia Kebumen masuk prioritas Vaksinasi Covid 19 tahap kedua setelah tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kebumen Hj.Ristawati Purwaningsih S.ST,MM usai mengikuti rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka Percepatan Penanganan Pandemi Covid 19 di Ruang Rapat Gedung F, Selasa (2/3).

Rapat yang diselenggarakan Pemprov Jateng bersama Kementrian Kesehatan via daring tersebut diikuti perwakilan Forkopimda Kebumen, Sekda Kebumen, dan sejumlah pimpinan OPD terkait.

“Insyallah minggu depan kita akan lakukan vaksinasi kepada lansia yang berusia 60 tahun keatas. Di Kebumen ada sekitar 122 ribu Lansia yang masuk prioritas vaksinasi. Pemberian vaksinasi didasarkan pada risiko,sedangkan lansia memiliki risiko lebih tinggi untuk tertular covid. Oleh karena itu mereka masuk prioritas,” kata Wabup.

Adapun kriteria lansia yang mendapatkan vaksin lanjut Wabup lebih luas dari sebelumnya. “Kalau sebelumnya ada larangan bagi lansia yang memiliki penyakit tertentu,tetapi merujuk pada edaran Kemenkes bahwa lansia boleh diberikan vaksin walau mempunyai riwayat penyakit hipertensi maksimal bertekanan darah 180/110, kencing manis tanpa komplikasi dan masih ada beberapa kriteria lain,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan,dr.Budi Satrio,M.Kes menambahkan dari 122 rb lansia yang terdata di Kebumen,vaksinasi nantinya tidak diberikan serentak karena stok vaksin terbatas. “Stok jateng hanya tersedia 9% dari kebutuhan dosis vaksin di Kebumen. Jadi kita masih menunggu ketersediaan vaksin terlebih dahulu agar semua sasaran bisa divaksin secara menyeluruh,” ungkapnya.

Sementara terkait penanganan covid di Kebumen, Wakil Bupati berpesan agar masyarakat tetap patuh menjalankan protokol kesehatan. Selain itu,Kebumen melalui Dinas Kesehatan tetap selalu melaksanakan 3T (testing, tracing, treatment) l. “3T itu harus dilaksanakan agar penularannya tidak semu seperti gunung es,” ungkap Wabup. (MJ/50)