Tak Terima Putusan Hakim, Wanita Ini Guling-guling Histeris di Pengadilan

GROBOGAN, Mediajateng.net –  Sidang kasus pembunuhan yang digelar Selasa (24/4/2018) pukul 11.00 Wib di Pengadilan Negeri Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah berakhir ricuh. Keluarga korban yang menilai tuntutan jaksa terlalu ringan langsung mengamuk.

Sidang yang mendudukkan DY (23) warga Tambirejo, UP (23) warga Tunggak dan DA (25) warga Pilang Payung sebagai terdakwa atas kasus pembunuhan terhadap Anang Tri Hidayat (24) dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) ini awalnya berjalan lancar, namun setelah mendengar tuntutan JPU yang menuntut terdakwa 8 tahun penjara, keluarga korban langsung protes dan berusaha menorobos pengamanan polisi.

“Kenapa cuma dituntut delapan tahun, padahal korban dianiaya dan meninggal di tempat. Tidak adil kalau begini,” teriak Safigotunnikmah istri korban.

Bahkan saking kesalnya kakak korban berguling guling sambil berteriak histeris di depan kantor pengadilan.

Evarisan, SH, selaku kuasa hukum keluarga korban mengatakan pihak keluarga sebenarnya menginginkan terdakwa dituntut dengan pasal 338 tentang pembunuhan, namun jaksa menggunakan pasal 170 tentang penganiayaan. “Kita akan menunggu sidang putusan pekan depan, Senin, (30/4/2018)” tegasnya.

“Belum final tadi baru agenda tuntutan jaksa, tetapi pengunjung sidang tidak mengindahkan imbauan agar tetap tenang,” kata petugas pengamanan.

Keluarga korban yang kesal dengan tuntutan jaksa bereaksi di luar ruang sidang dengan berteriak dan memaki terdakwa dan JPU.

Kasus pembunuhan ini sendiri terjadi di sekitar Jl. MT. Haryono, Purwodadi. Minggu, (21/1/2018) lalu. Korban tewas dianiaya usai cekcok dengan para terdakwa. (Agung-MJ)