BANJARNEGARA, MediaJateng.Net – Meskipun hiruk-pikuk Pemilu dan Pilkada telah usai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjarnegara terus bergerak.
Kali ini, fokusnya bukan pada logistik atau bilik suara, tapi pada masa depan demokrasi—melalui pendidikan pemilih bagi generasi muda.
Dalam langkah awal, KPU Banjarnegara menjalin koordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) setempat.
Sasaran utamanya adalah para siswa SMP yang pada Pemilu 2029 mendatang akan menjadi pemilih pemula.
Ketua KPU Banjarnegara, M. Syarif SW, menegaskan pentingnya edukasi politik sejak dini.
“Sebagian besar siswa SMP hari ini akan masuk usia pemilih saat Pemilu berikutnya. Mereka perlu dibekali wawasan tentang demokrasi, pentingnya suara mereka, serta keberanian untuk menolak politik uang,” jelasnya.
Tak hanya teori, pendidikan pemilih akan dikemas dengan metode yang menarik dan interaktif. KPU siap mengembangkan berbagai pendekatan yang relevan dan efektif untuk generasi muda.
Sementara itu, Kepala Dindikpora Banjarnegara, Teguh Handoko, menyatakan dukungannya. Ia mengapresiasi inisiatif KPU yang dinilai selaras dengan misi membentuk karakter pelajar yang aktif dan kritis.
“Kami siap membantu menyosialisasikan program ini ke sekolah-sekolah, agar para siswa siap menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Dengan kolaborasi ini, Banjarnegara berharap melahirkan generasi pemilih yang tidak hanya menggunakan hak suaranya, tapi juga memahami betul makna dan tanggung jawab di balik setiap pilihan. Sebab masa depan demokrasi, dimulai dari ruang kelas hari ini.***












