Satu Tewas Dalam Kecelakaan Tunggal Di Jalan Tol Tembalang -Gayamsari

Semarang – mediajateng.net

Sebuah Mobil Toyota Vios dengan nomor Polisi H-7294-ZG terjun masuk ke dalam parit saat melintas di ruas jalan tol Tembalang-Gayamsari KM 10.700, Rabu (1/11) sekitar pukul 07.30. Dalam kecelakaan tunggal tersebut salah satu penumpang Niniek Hartari (59), warga asal Jalan Pahlawan, Bumirejo, Kebumen tewas. Sementara Hardoyo BUdi Utomo (55), pengemudi mobil dan M Kafi Kenza Muadin (8), penumpang lain mengalami luka  dan masih selamat dan masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Semarang

Informasi yang dihimpun, kecelakaan yang merenggut nyawa ibu rumah tangga tersebut bermula saat dia bersama bocah SD tersebut naik mobil yang dikemudikan warga Barusari, Semarang Selatan. Namun saat melintas di ruas jalan tol tersebut mobil yang melaju dari arah pintu tol Tembalang menuju ke pintu tol Gayamsari , berusaha mendahuli kendaraan yang berada di depannya.

“Mobil itu berusaha mendahului mobil lain di depannya. Lalu, sopir mobil Vios itu mengambil jalur kiri,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang AKP Sugito, saat dihubungi melalui ponselnya rabu (1/11)

Sugito menambahkan saat hendak mendahului dari sebelah kiri mobil tersebut tiba-tiba oleng tak terkendali.
“Saat itu sopir mobil berusaha mengendalikan laju ke kendaraannya itu, tapi mobil itu tetap melaju tak terkendali,” imbuhnya.

Mobil yang terus melaju itu kemudian  oleng ke arah kiri hingga akhirnya terperosok masuk ke dalam parit yang berada di ruas jalan tol tersebut.

“Mobil terperosok masuk ke dalam parit yang berada di sebelah kiri,” jelasnya.

Pengendara lain yang melintas di lokasi tersebut langsung berhenti dan mendekat untuk melakukan pertolongan. Adapun dari mereka langsung menghubungi petugas Jasamarga, , PJR Polda Jateng dan unit Laka lantas Satlatas Polrestabes Semarang.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi. Sekitar 30 menit evakuasi berhasil dilakukan, tiga orang termasuk sopir yang berada di dalam mobil berhasil dikeluarkan. Namun saat menjalani perawatan di Rumah Sakit nyawa Niniek Hartari tidak bisa diselamatkan. (MJ-30)