PKL Jalan Kolonel Soegiono Siap Ditata dan Dipercantik

Semarang, mediajateng.net, – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Kolonel Soegiono bersedia menata ulang lokasi berjualan mereka agar terlihat rapi dan tertib.

Hal ini dilakukan menyusul penertiban yang dilakukan Satpol PP Kota Semarang di jalan tersebut beberapa hari yang lalu. Sejumlah PKL yang melanggar aturan saat itu langsung dilakukan penindakan.

Menurut Koordinator PKL Jalan Kolonel Soegiono, Somad, para pedagang telah melakukan kerja bakti. Bahkan nanti hari minggu (18/7) akan melakukan pengecatan trotoar dan bangunan di sepanjang jalan tersebut.

“Jadi setelah ada penertiban Satpol PP, kita kerja bakti. Sekarang pedagang rongsok sudah mau masuk ke dalam jadi tidak dipinggir jalan lagi menyimpan barangnya,” ujarnya usai mengikuti rapat di Kantor Kecamatan Semarang Utara, kemarin.

Rapat dipimpin oleh Camat Semarang Utara, Aniceto Da Silva didampingi Ketua Paguyuban (PPKL) Semarang Utara, Bambang Sutrisno, Koordinator PKL Jalan Kolonel Soegiono dan dihadiri sekitar 35 pedagang.

Para pedagang sepakat mengikuti aturan dari Pemerintah Kota Semarang apalagi saat ini sedang diberlakukan PPKM Darurat.

“Mulai dari PKL yang jualan makanan, minuman hingga tukang tambal ban dan pedagang rongsok didalam rapat menyampaikan ingin tetap berjualan. Begitu juga arahan Pak Camat juga akan kami laksanakan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Paguyuban PKL Semarang Utara, Bambang Sutrisno mengatakan, sepanjang Jalan Kolonel Soegiono rencananya akan dikonsep menjadi PKL kuliner yang menarik. Bahkan nantinya akan dibuatkan tenda-tenda. Pada intinya para pedagang tetap ingin berjualan dengan mengikuti aturan pemerintah.

Menurutnya dengan penataan hingga inisiatif pedagang melakukan kerja bakti akan semakin mempercantik lokasi tempat berjualan mereka.

“Dengan begitu terlihat rapi, bersih, banyak lampu penerang jalan dan yang paling penting jadi ramai, tidak lagi mengundang tindakan kriminal di malam hari,” ungkapnya.

Camat Semarang Utara, Aniceto Da Silva menyampaikan, pihaknya terus melakukan pembinaan terhadap PKL di wilayahnya agar tetap bisa berjualan.

“Para pedagang sudah sepakat mau ditata. Tidak lagi jualan ditempat yang dilarang, atau melanggar aturan PPKM Darurat selama pandemi Covid 19, ” katanya usai rapat.

Pihaknya pun mengapresiasi para pedagang yang telah membentuk koordinator dan paguyuban sehingga memudahkan dalam pendataan, koordinasi dan pembinaan. (ot/mj)