Perhutani Gandeng 3 Kabupaten Selamatkan Kendeng

GROBOGAN- mediajateng.net

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi menggandeng empat camat di tiga kabupaten untuk ikut selamatkan kawasan hutan di Pegunungan Kendeng, Selasa (21/3).Keempat kecamatan yang terlibat yakni Kecamatan Branti dan Grobogan wilayah Kabupaten Grobogan. Kecamatan Sukolilo, Pati dan Kecamatan Undakan, Kabupaten Kudus.

Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Dewanto, ditemui usai pertemuan menjelaskan, kondisi kawasan hutan di kawasan Gunung Kendeng, sangat memprihatinkan.

“Hampir seluruh kawasan hutan sekitar 1.500 hektar berubah menjadi kebun jagung. Jika kita melakukan penanaman pohon, selalu mati,” ungkapnya.

Karenanya, Perhutani melakukan kegiatan penyelamatan dengan berkoordinasi dengan pemangku wilaya seperti kecamatan.

“Selama ini koordinasi dilakukan secara kewilayahan. Baru kali ini kita melakukan koordinasi dengan seluruh camat diwilayah hutan,” tambahnya.

Koordinasi, tambah dia, diaplikasikan dalam bentuk kesepakatan untuk membebaskan kawasan perlindungan Pegunungan Kendeng dari penggarapan lahan, galian C, perusakan tegakan dan kebakaran hutan yang dilakukan secara ilegal.

“Karena kawasan hutan di Gunung Kendeng gundul, maka diantaranya menyebabkan banjir di daerah Klambu,” ungkanya.
Sementara itu, Kapolsek Undakaan, Polres Kudus AKP Anwar mengungkapkan, diundakaan pernah dilakukan pembebasan termasuk galian C. Langkah itu dilakukan tim Polsek dan kecamatan ditempat usaha galian C apakah punya ijin resmi atau tidak.

“Jika diwilayah Perhutani, yang lakukan penertiban siapa. Aparat disini jika dilawan masyarakat tidak bisa. Dengan teknik pendekatan. Di Wonosoco dulu ada penggalian, sekarang tidak ada,” ungkapnya.

Penghentian galian C dan pemanfaatan lahan secara ilegal, perlu dilakukan secara hati-hati. “Ini berkaitan dengan perut manusia. Tidak semata-mata minta orang minggir,” tambahnya