Pemkab Banjarnegara Gelontorkan Dana JPS Sebesar 20 M Rupiah dari APBD Murni Selama Masa PPKM

Banjarnegara, mediaajateng.net – Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, kembali luncurkan dana jaring pengaman sosial (JPS) PPKM tahap IV.

Hingga perpanjangan PPKM ini lebih dari Rp20 M dana JPS APBD Kabupaten Banjarnegara telah tersalurkan kepada penerima manfaat (KPM).

Dana JPS PPKM tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Banjarnegara, tersalurkan kepada masing-masing KPM sebesar Rp300 ribu.

Selama perpanjangan PPKM Pemkab Banjarnegara sudah melakukan penyaluran dana JPS sebanyak 4 tahap.

Total penerima manfaat sekitar 17 ribu KK lebih atau sebesar Rp. 5,1 M setiap tahapnya, dan sudah berlangsung hingga tahap IV, dengan total dana lebih dari Rp20 M.

Bupati Budhi Sarwono menjelaskan, bahwa dana yang diserahkan adalah bersumber dari APBD murni Kabupaten Banjarnegara.

Ditemui mediajateng.net pada Sabtu, 21 Agustus 2021 Bupati menjelaskan penyaluran dana JPS tersebut merupakan tanggung jawab dan kewajiban Pemerintah atas diterapkannya PPKM, mulai dari tahap I hingga tahap IV mendatang, hingga tanggal 23 Agustus 2021.

Diketahui penyaluran dana JPS PPKM darurat ini, Banjarnegara merupakan Kabupaten pertama di Jawa Tengah yang menyalurkannya melalui anggaran APBD murni Kabupaten Banjarnegara.

Ini adalah wujud keberpihakan Pemkab Banjarnegara kepada masyarakat dengan memprioritaskan kepentingan darurat masyarakat diatas belanja rutin.

JPS PPKM diperuntukkan untuk masyarakat kurang mampu yang terdampak adanya wabah covid-19. Dalam penyaluran dana JPS PPKM, Pemkab Banjarnegara bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.

Anggaran JPS PPKM Darurat ini berasal dari APBD Kabupaten Banjarnegara, sebesar Rp. 5,1 miliar setiap tahapnya.

Adapun total penerima manfaat (KPM) sebanyak 17 ribu KK lebih. Masing-masing KK yang terdampak menerima bantuan tunai sebesar Rp 300 ribu. (MJ/50)