Pembina Putri Banyumas Berlatih Budidaya Tanaman Hias

Pembina Putri Banyumas Berlatih Budidaya Tanaman Hias

BANYUMAS, mediajateng.net – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) menggelar kegiatan kursus keterampilan bagi pembina pramuka putri, yaitu pelatihan budidaya tanaman hias. Kegiatan digelar Rabu (24/02/2020) di Taman Rembangmas Desa Ciberem Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas.

Kepala Pusdiklatcab Heri Supriyatno mengatakan kegiatan diikuti 48 pembina putri utusan dari kwarran se Kwarcab Banyumas. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menjadi alternatif meningkatkan ketrampilan bagi para pembina untuk mengisi waktu selama pelatihan dan pembelajaran dari rumah, sehingga bisa tetap beraktivitas di rumah dan mempunyai kegiatan yang produktif, bermanfaat dan bisa bernilai ekonomis.

“Peserta diberikan pelatihan teknik tata cara menaman, memilih media tanaman dan memilih tanaman yang sesuai dengan lingkungan,” katanya

Kegiatan yang dibuka oleh Waka Binawasa Adi Suroso dengan menghadirkan narasumber dari plant djava yaitu Sugiyanto dan Lukman. Heri menambahkan, saat ini tren menanam tanaman hias kembali menjadi populer di tahun 2020 dan diprediksi masih akan bertahan di tahun-tahun berikutnya. Sebab, peminat tanaman hias kian menjamur.

“Saat ini, banyak orang yang berlomba-lomba berburu tanaman hias untuk dijadikan koleksi maupun jadi peluang bisnis yang menjanjikan,” katanya.

Dia menambahkan, dengan materi pelatihan yang diberikan diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para pembina mengenai pembudidayaan tanaman hias.

“Dengan ketrampilan ini diharapkan para pembina untuk mempraktekkan di pangkalan maupun dirumah, agar suasana halaman pangkalan maupun rumah, terlihat asri dan memberikan kesan keindahan dan kesehatan,” pungkasnya.

Ketua Kwarran Baturraden Sugiyanti yang menjadi salah satu peserta mengatakan banyak Ilmu yang didapat dalam pelatihan budidaya tanaman hias. Ia mulai paham jenis-jenis tanaman hias, cara menanam dengan media tanah, merang dan kompos.

“Agar tanaman segera tumbuh subur, ternyata ada obat perangsang tumbuhan dan obat pembunuh bakteri tanaman, baik yang kimia maupun yang tradisional seperti air bawang putih,” katanya

Ketua Kwarran ini pun siap mempraktekkan ilmu dan siap berbagi dengan pembina dan anak didik di Kwarran Baturraden. (MJ/50)