Peguruan Tinggi Swasta Dapat Jatah 650 Beasiswa Bidik Misi

SEMARANG – Mediajateng.net

Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) VI Jateng pada tahun ini mengalokasikan penerima bantuan pendidikan program Bidikmisi untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jateng tahun ini sebanyak 650 orang yang besarnya dua kali lipat dibandingkan tahun 2015 lalu.

Kepala Seksi Akademik dan Kemahasiswaan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) VI Jateng Sumarno mengatakan jika tahun ini jumlah penrima bidik misi dibandingkan tahun 2016 memang kuotanya sama. Namun jika dibanding 2015 yang sebesar 320 orang atau mengalami kenaikan naik dua kali lipat.

” Tahun ini sama dengan tahun lalu, tapi dibandingkan tahun 2015 lebih besar. Kami ingin kuota ini bisa diserap semua, karena tahun lalu Bidikmisi PTS ini tidak seluruhnya diambil oleh para lulusan SLTA,” katanya.

Program Bidik misi untuk PTS, kata dia, alokasinya tidak semuanya diambil oleh calon mahasiswa. Hal ini dikarenkan calon mahasiswa lebih memilih Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan sebagian besar, tidak mengetahui adanya informasi tentang beasiswa Bidikmisi yang dijatah oleh Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi tersebut.

” Ada yang tidak terserap, saat ini datanya masih dalam proses rekap. Namun ada juga yang jatahnya tidak diambil karena diterima di PTN,” ujarnya.

Pihak Kopertis sendiri berharap kepada siswa yang akan menempuh ujian nasional bisa mengambil kesempatan dan alokasi beasiswa Bidikmisi dengan syarat, memiliki prestasi akademik dan dapat menunjukkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan calon mahasisa berdomisili.

” Tahun ajaran baru mendatang, Pemerintah akan menaikkan jumlah bantuannya. Semula penerima Bidikmisi hanya menerima Rp 600 ribu per bulan, tahun depan menjadi Rp 650 ribu per bulan,” tuturnya.

Sumarno menjelaskan, bagi penerima beasiswa Bidikmisi, nominal biaya yang dikelola perguruan tinggi sebesar Rp 2,4 juta per semester. Dalam setahun, lanjut dia Pemerintah menggelontor dana untuk beasiswa Bidikmisi sebesar Rp 3,2 triliun untuk 320.000 orang.

“Program ini membantu calonmahasiswa kurang mampu namun syarat prestasi. Calon penerima Bidikmisi yang menerima bisa memilih PTS yang diinginkan, nanti PTS akan berkoordinasi dengan Kopertis,” jelasnya.(MJ-606)