Semarang

Musim Kemarau Tiba, Permintaan Pelanggan Baru PDAM Kota Semarang Meningkat

×

Musim Kemarau Tiba, Permintaan Pelanggan Baru PDAM Kota Semarang Meningkat

Sebarkan artikel ini
PDAM Kota Semarang sedang melayani bantuan air bersih bagi wilayah yang mengalami kekeringan.

Semarang, mediajateng.net, – PDAM Tirta Moedal Kota Semarang mencatat permintaan pelanggan baru mengalami kenaikan justru saat musim kemarau. Hal ini seperti yang terjadi pada tahun 2023 ini, dimana banyak permintaan dari masyarakat untuk menjadi pelanggan.

Menurut Dirut PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo, sebagai perusahaan daerah yang menyediakan layanan air bersih, pihaknya menargetkan di tahun 2023 sebanyak 8 ribu pelanggan baru.

“Trend peningkatan (permintaan pelanggan baru) terlihat pada musim kemarau ini. Per Juni 2023 saja sudah tercapai 4 ribuan pelanggan baru, mudah-mudahan sampai akhir tahun bisa tercapai,” ujarnya kepada mediajateng, pada Senin (26/6/2023).

Yudi meyakini cakupan layanan air bersih yang semakin luas membuat banyak masyarakat ingin terlayani PDAM.

Saat ini cakupannya sekitar 65 persen dan didukung adanya SPAM Semarang Barat, peningkatannya bisa mencapai 20 persen sehingga total cakupannya bisa 80 persen.

Menyikapi permintaan dropping air di musim kemarau ini, Yudi mengatakan, pihaknya sudah mengidentifikasi wilayah yang mengalami kekeringan.

Namun, PDAM telah meningkatkan upaya antisipasi dengan menyiapkan sistem cadangan suplai air.

Seperti daerah di bagian selatan Semarang, yang pasokan airnya berasal dari mata air atau air tanah, sering mengalami penurunan debit air selama musim kemarau.

Selain itu, PDAM Kota Semarang juga telah menyiapkan truk tangki untuk mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga jika musim kemarau berkepanjangan.

“Memang prioritas kami adalah kepada para pelanggan namun kami tetap melayani jika ada warga yang meminta dropping air bersih,” katanya.

Hingga hari ini, Senin (26/6/2023), kata Yudi, sudah ada permintaan bantuan air bersih dari masyarakat di wilayah yang mengalami kekeringan.

Seperti dari daerah Banyumanik sebanyak dua kali permintaan dan ada juga dari warga masyarakat Gunungpati.

Lebih lanjut Yudi menambahkan, selain kesiapan PDAM, BBWS Pemali Juana juga telah memastikan ketersediaan air baku selama musim kemarau dengan dukungan dari waduk-waduk besar.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kebutuhan air warga Kota Semarang dapat terpenuhi dengan baik selama musim kemarau.(ot/mj)