Kisworo Rudiyanto : Punya Potensi Besar, Kota Semarang Siap Cetak Bibit Baru Atlet E-Sport

Semarang, mediajateng.net, – Pengurus Cabang Olahraga E-Sport Kota Semarang periode 2020-2024 resmi dilantik, di Gedung Moch Ichsan Lantai 8 Gedung Balaikota Semarang, Sabtu (19/9/2020). Pelantikan dilakukan oleh Brigjen TNI Sondi Siswanto selaku Ketua Pengprov E-Sport Jawa Tengah.

Hadir juga dalam acara tersebut, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara, Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman dan beberapa pengurus KONI Kota Semarang.

Usai dilantik, Ketua Umum PB E-Sport Kota Semarang, Kisworo Rudiyanto mengatakan sejumlah program kerja siap dijalankan dan akan terus mensosialisasikan kepada para gamer serta mencari bibit-bibit baru di Kota Semarang.

“Dalam waktu dekat ini nanti kita adakan event, tapi event tetap dalam protokol kesehatan, jadi nanti event online maupun offline tetap kita jalankan, karena memang tujuan kita untuk mencari bibit-bibit atlet di Kota Semarang,” ungkap Rudi, sapaan akrabnya.

Diakui Rudi, Kota Semarang memiliki potensi yang besar atlet E-Sport, terbukti salah satu atlet dari Kota Semarang berhasil meraih Piala Presiden saat pertandingan E-Sport tahun 2019. Potensi inilah yang harus dijaga dan dibina oleh PB E-Sport Kota Semarang, hal itu karena banyak atlet profesional biasanya sudah banyak dilirik oleh perusahaan-perusaan swasta atau komunitas.

“Tantangan dari Kota Semarang sendiri sebenarnya dengan komunitas atau dengan perusahaan-perusahaan swasta, karena yang selama ini banyak atlet Semarang yang berpotensi malah dikontrak oleh perusahaan swasta. Karena disini sudah terbentuk PB E-Sport Kota Semarang, jadi ini adalah wadah atlet anak-anak Kota Semarang,” ungkapnya.

Terkait dengan pengenalan adanya PB E-Sport Kota Semarang kepada para pecinta E-Sport, pihaknya akan mengadakan beberapa event dalam waktu dekat ini, seperti Piala Dandim hingga Piala Kapolres. Pihaknya sangat optimis, jika event-event ini mampu mendobrak potensi atlet E-Sport di Kota Semarang.

Program kerja lainnya yang akan dilakukan,kata Rudi, pihaknya akan membuat tutorial bermain dengan benar dan tutorial ini tidak hanya ditujukan untuk para penggemar E-Sport, tapi juga untuk para orang tua. Dengan tujuan para orang tua lebih mengetahui tata cara saat mendampingi anak-anaknya bermain olahraga tersebut.

“Langkah-langkahnya nanti kita akan bikin semacam video yang menjelaskan bagaimana cara bermain video game dengan benar, dan juga soal bagaimana orang tua mendampingi anak saat memberi waktu untuk bermain game. Lebih ke sisi edukasilah. Jadi tidak asal nanti anak-anak dimainkan bebas. Nanti kita juga ada semacam pelatihan untuk siapa yang ingin menjadi bibit-bibit atlet yang profesional,” pungkasnya.

Sementara itu Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, selama pandemi, ruang gerak publik masyarakat dibatasi, dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19.

Namun demikian menurut Hendi, panggilan akrab Wali Kota, justru menyemarakkan E-Sport sebagai salah satu olahraga selama masa Pandemi.

“Kami melihat disaat pandemi, orang kemudian harus berinteraksi keluar untuk olahraga ini kan sulit, mau lari dilarang harus di batasi. Maka kalau E-Sport itu kan dia cukup dari rumah bisa, bisa tersambungkan, online connecting, jadi ini cabang olahraga yang tidak terkena pengaruh pandemi saya rasa,” papar Hendi.

Baginya, E-Sport jadi ajang melatih kemampuan diri untuk membuat strategi dalam sebuah permainan. Fokus dalam bermain inilah yang dijadikan alasan untuk tetap berada dirumah selama pandemi, hal ini membuat Hendi cukup terkesan dengan cabang olahraga tersebut. (ot/mj)