Granat Nanas Peninggalan Belanda Ditemukan di Banjarejo

GROBOGAN, Mediajateng.net – Selain pernah ditemukannya fosil purba di desa Banjarejo, kecamatan Gabus, di daerah ini juga ditemukan sebuah granat jenis nanas, Minggu (12/8/2018). Granat berukuran panjang 10 cm dengan diameter 5 cm ini ditemukan kali pertama oleh Sugiyo (61) warga dusun Barak RT 2 RW 1, Banjarejo, Gabus. Granat yang sudah tak aktif lagi itu sudah diamankan Polres Grobogan untuk selanjutnya diserahkan ke Brimob Polda Jawa Tengah.

Dari informasi yang dihimpun Mediajateng.net, kronologi penemuan granat ini ditemukan saat Sugiyo sedang mencangkul tanah di areal persawahan yang terletak di belakang rumahnya.

Setelah mencangkul di kedalaman sekitar 20 cm, cangkul milik Sugiyo mengenai benda keras. Awalnya, ia berpikir bahwa benda tersebut berupa batu.

Namun, setelah didekatinya, ia baru sadar bahwa benda tersebut benda yang tidak biasa yakni granat nanas. Sugiyo pun langsung melaporkan temuannya tersebut kepada perangkat desa setempat dan dilanjutkan ke Polsek Gabus.

Mendapat informasi dari masyarakat, pihak Polsek Gabus pun langsung beranjak ke TKP. Sesampainya di tempat penemuan granat, anggota Polsek Gabus langsung mengamankannya. Hal itu seperti diungkapkan Kades Banjarejo, Ahmad Taufik.

’’Penemuan tersebut langsung kami serahkan pada pihak kepolisian Polsek Gabus. l Granat tersebut diperkirakan sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dulu,’’ kata Ahmad Taufik.

Granat tersebut saat ditemukan dalam kondisi sudah berkarat. Selain itu, pemicunya dari granat tersebut sudah rusak. Kapolsek Gabus, AKP Zaenuri mengatakan, jika dilihat dari kondisinya, granat yang ditemukan Sugiyo ini sudah tidak aktif.

’’Barang bukti hasil penemuan tersebut sudah kami amankan. Selanjutnya, granat ini akan kami serahkan ke Polres Grobogan dan diteruskan ke Brimob Polda Jateng untuk diamankan. Kebetulan, granat yang ditemukan sudah tidak aktif, jadi tidak diperlukan tim Jihandak untuk menjinakkan,’’ kata Kapolsek Gabus AKP Zaenuri. (ag-Mj)