Dirapid di Sekolah, Semua Siswa Negatif

Banjarnegara, mediajateng.net – Maraknya kasus positif Covid 19 para siswa yang mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Kabupaten Purbalingga menjadikan Pemkab Banjarnegara bergerak cepat.

Kamis (23/9/2021) secara serentak hampir semua sekolah didatangi tim dari Dinas Kesehatan untuk diambil sampel siswa dan guru secara acak menggunakan tes Rapid Antigen.

Seperti yang dilakukan di SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara, tim dari Puskesmas Sigaluh melakukan tes terhadap 15 siswa dan 5 guru secara acak. Dari hasil tes yang dilakukan 100 persen hasilnya negatif.

Pemeriksaan dipimpin langsung Kepala Puskesmas Sigaluh dr Sedik Rahayu Ningsih didampingi Kapolsek Sigaluh.

Menurut Sedik, pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi kasus Covid 19 dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka.

“Alhamdulillah kita belum menemukan kasus positif di Sigaluh, semoga ini pertanda baik agar PTM Terbatas segera dilaksanakan semua sekolah” jelas Sedik.

Kepala SMAN 1 Sigaluh Ibnu Rohmadi merasa senang dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan kepada guru dan siswanya. Namun demikian, menurutnya semua pihak harus tetap waspada meski hasilnya negatif 100 persen.

“Kita tetap akan melaksanakan Prokes ketat, dan berusaha secepatnya melakukan vaksinasi. Untuk guru kami, sudah hampir 100 persen divaksin dosis 2. Untuk siswa baru sekitar 10 persen. Dalam waktu dekat kita akan melakukan vaksinasi bekerjasama dengan Kodim 0704 Banjarnegara,” jelas Ibnu. (MJ/50)