Semarang

86 Pohon Tumbang, Disperkim Geram Banyak Poster Dipaku di Pohon

×

86 Pohon Tumbang, Disperkim Geram Banyak Poster Dipaku di Pohon

Sebarkan artikel ini

Media Jateng, Semarang , – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang mencatat ada sebanyak 86 pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kota Semarang pada Rabu, 4 Maret 2026 sore kemarin.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Murni Ediati langsung bergerak cepat melakukan evakuasi dengan menerjunkan tujuh tim khusus untuk melakukan pembersihan agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga.

“Sebelum terjadi angin puting beliung, kita beberapa bulan lalu sudah melakukan perempelan dan penebangan pohon yang potensi tumbang,” jelasnya.

Pihaknya menyoroti maraknya pohon yang dipaku untuk memasang poster atau reklame liar. Kebiasaan tersebut dinilai dapat merusak pohon dan mempercepat risiko pohon tumbang.

Padahal pemerintah telah mengatur pemasangan reklame melalui peraturan daerah dan lokasi-lokasinya sudah ditentukan.

“Reklame itu sebenarnya harus berbayar dan tempatnya sudah ditentukan. Tapi kami masih sering menemukan poster-poster yang dipaku di banyak pohon.

Ia menilai paku yang ditancapkan pada batang pohon dapat mengurangi umur serta kekuatan pohon sehingga berpotensi membuatnya lebih cepat tumbang.

“Banyak pohon yang dipaku, ini kan juga bisa mengurangi umur pohon dan juga kekuatan pohon. Itu bisa menimbulkan cepat tumbangnya pohon, yang harusnya umurnya panjang jadi diprediksi bisa lebih cepat tumbang,” katanya.

Untuk menertibkan hal tersebut, pihaknya telah berkolaborasi dengan Satpol PP melakukan operasi yustisi.

Dimana operasi difokuskan pada pencabutan paku dan penertiban reklame liar yang dipasang di pohon.

“Kami sudah mulai minggu kemarin. Setiap Rabu atau Kamis ada aksi yustisi untuk mencabut paku dan menertibkan poster yang menempel di pohon,” katanya.

Lebi lanjut, Murni mengakui faktor cuaca seperti angin kencang sulit diprediksi.

Pihaknya menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin.(ot/mj)