Media Jateng, Semarang – Keberadaan Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota Semarang harus memiliki suara dalam langkah pemerintah membangun kota Semarang yang semakin maju.
Hal ini diungkapkan Walikota Semarang, Dr Agustina Wilujeng Pramestuti SS MM usai menunjuk Akademisi Undip dan USM, Prof Sudharto P Hadi MES PhD untuk memimpin Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang masa bakti 2025-2030, Selasa 21 Oktober 2025.
Kepengurusan DP2K Prof Sudharto ini didasarkan pada Keputusan Walikota Nomor 0007/897 Tahun 2025.Selain bersuara memberikan pertimbangan permasalahan pembangunan kota baik diminta atau tidak, DP2K bertugas memberikan rekomendasi analisis dan rumusan kebijakan dari setiap permasalahan Pembangunan.
Baca juga :
Walikota Agustina Sebut PAUD Jadi Acuan Pendidikan Usia Dini, 68 Persen Didukung Pengajar Sarjana
”Pertumbuhan ekonomi harus dinikmati rakyat. Kami siap dijawil dan dikritik,” katanya.
Terkait dengan anggaran Rp 25 juta per tahun untuk RT, dia berharap, DP2K memberikan masukan agar anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk konsumsi, tapi dimanfaatkan untuk program-program pemberdayaan masyarakat.
Masalah lain yang dihadapi, menurutnya, adalah penanganan sampah. Dia menekankan, para ASN harus aktif di lingkungan masing-masing, menjadi pengurus PKK, aktif melaksanakan program Semarang Wegah Nyampah, pilah sampah, dan program lingkungan hidup lainnya.
Baca juga : Agustina Ajak Pengusaha Tionghoa di Jawa Tengah Bergerak Bersama Hadapi Tantangan Ekonomi Global
”Tema besar 2026 adalah ketahanan pangan dan lingkungan hidup,” ungkapnya.
Di kepengurusan DP2K Kota Semarang, selain Sudharto yang juga Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip sebagai penyelenggara USM ada juga Ketua Pengurus YAU, Prof Dr Ir Hj Kesi Widjajanti SE MM menjadi anggota.
Ada pula Direktur USM Language and Culture Center (USM LCC) Dr Adi Ekopriyono MSi yang menjabat sebagai Sekretaris II DP2K. Keaktifan tiga personal ini sebagai wujud sumbangsih USM pada pembangunan kota Semarang.
Baca juga :
Tata Kelola Kearsipan Kota Semarang Capai Predikat Sangat Memuaskan, Bukti Totalitas
Pengurus lain, akademisi dari Undip, Unnes, Unika Soegijapranata, Udinus, Untag, serta pengusaha dan jurnalis.
Dalam sambutannya, Prof Sudhart akan melakukan pertemuan rutin, baik internal maupun eksternal, untuk mengkaji proyek-proyek strategis.
Terakhir kali bersuara, DP2K Semarang menyebut persoalan banjir dan kemacetan merupakan, dua persoalan utama yang harus diselesaikan.Hal ini terungkap saat banjir besar yang melanda kawasan timur kota Semarang satu hingga dua tahun lalu.***












