Hindari Kecekalaan, Angkutan Kota Masuk Parit

GROBOGAN, Mediajateng.net- Sebuah angkutan kota B9 jurusan Purwodadi Kota-Lebak-Lebengjumuk masuk ke dalam parit setelah menghindari kecelakaan bertambah parah. Peristiwa itu terjadi, Sabtu (21/7/2018) siang di jalan Raya Purwodadi-Pati, tepatnya di dusun Sanggrahan, desa Getasrejo, kecamatan Grobogan.

Dari informasi yang berhasil dihimpun mediajateg.net, kejadian tersebut terjadi saat angkot berwarna hijau dengan nopol K-1060-AF melaju dengan kecepatan tinggi dari utara ke selatan. Yakni dari arah Grobogan menuju ke Purwodadi.

Saat itu, angkutan kota yang disupiri Susilo (55) warga Grobogan ini melaju beriringan dengan kendaraan yang tak dikenal. Tiba-tiba, kendaraan di depannya berhenti mendadak. Karena jarak hampir dekat, Susilo memilih menghindarinya dengan membanting kemudi ke kiri. Akibatnya, fatal. Angkutan kota tersebut keluar dari badan jalan dan terguling ke dalam parit dengan kedalaman kira-kira satu meter.

Pada saat kejadian, lima orang penumpang berada di dalam angkutan tersebut. Setelah terguling, kelimanya berusaha keluar satu per satu. Dua diantaranya mengalami luka-luka dan dibawa ke RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi.

’’Ada dua penumpang yang mengalami luka cukup parah, sementara tiga penumpang lainnya dan sopirnya luka ringan saja,’’ kata Suyoto, warga setempat yang sempat ikut menolong korban kecelakaan tersebut.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Grobogan Ipda Chandra mengatakan kecelakaan tersebut diakibatkan pengemudi angkutan yang tidak berhati-hati. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian kecelakaan tunggal tersebut. Namun dua dari lima penumpang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit karena luka yang dideritanya.

’’Ini murni kecelakaan tunggal, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kami mengimbau pada pengguna jalan untuk selalu waspada dan konsentrasi saat berkendaraa. Selalu utamakan keselamatan, jangan memacu kendaraan melebihi batas,’’ katanya. (Ag-Mj)