Media Jateng, Semarang – Banjir masih menggenang di sejumlah wialayah di Kota Semarang, warga korban banjir mulai datangi Puskesmas untuk cek kesehatan. Warga sengaja datang untuk mengurangi kemungkian menderita sakit akibat bertahan di lokasi banjir.
Pemandangan antrian warga korban banjir salah staunya terlihat di Puskesmas Tlogosari Kulon yang ada di Jalan Kebon Jeruk Perumahan Tlogosari Kulon.
Puskesmas yang berada di komplek perumahan rawan banjir itu tetap beroperasi dan melayani warga kendati komplek Pusekesmas Tlogosari Kulon juga beberapa bagian terendam air yang belum juga surut.
Baca Juga: Pesan Isra Mi’raj Gus Yasin Didepan Ribuan Jamaah Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo
Ratusan warga baik dewasa orangtua hingga lansia, terlihat sejak pagi tadi sudah mendatangi Puskesmas Tlogosari Kulon Kecamatan Pedurungan Semarang, Jumat, 7 Februari 2025.Mereka terlihat antri untuk mendapatkan layanan kesehatan seperti diantaranya pemeriksaan tekanan darah atau tensi.
“Kebanyakan mereka datang dengan keluhan seperti batuk pilek, gejala influenza. Serta keluhan seperti gatal – gatal pada kaki dan pegal di bagian tubuh,” jelas Nurhayati selaku Kepala Puskesmas Tlogosari Kulon, Semarang.
Lebih lanjut Nurhayati menjelaskan mulai hari ini tercatat sekitar 170 pasien melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Tlogosari Kulon. Selebihnya ada sekitar 16 pasien yang memanfaatkan layanan posko kesehatan yang khusus disediakan oleh Puskesmas di wilayah banjir.
“Alhamdulillah semua aman terkendali.Walau banjir, masyarakat tetap datang ke puskesmas untuk berobat,” tambah pihaknya.
Seperti diketahui, hujan deras merendam Perumahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah Kamis, 6 Februari 2025. Kawasan tersebut terendam banjir hingga 85 sentimeter.
“Air genangan semalam juga sempat masuk ke area dalam gedung Puskesmas, meski hari ini tidak terlalu dalam seperti kemarin Kamis (6/2)” cerita Nurhayati.
baca juga: Disperkim Kota Semarang Permudah Layanan Pengaduan, PJU Padam Cepat Tertangani
Puskesmas Tlogosari Kulon tetap melayani para pasien yang datang meski beberapa petugas yang lain terlihat sibuk membersihkan area layanan pasien, ruang tunggu, maupun administrasi yang masih terlihat tergenang air.
Sulastri, warga Tlogosari mengatakan hujan deras beberapa hari terkahir membuat tempat tinggalnya terendam. Ia berharap Pemerintah Kota Semarang mempunyai solusi konkret agar tempat tinggalnya tak jadi langganan banjir saat musim hujan.
“Biar tenang juga,” tambah ASN Pemkot Semarang tersebut. (Ido/ Media Jateng)
