Pegadaian BUMN Pertama Terapkan Sistem Pemindai Wajah

Pegadaian BUMN Pertama Terapkan Sistem Pemindai Wajah

Semarang, mediajateng.net, – PT Pegadaian (Persero) meluncurkan sistem pemindai wajah (face recognition sytem). Sistem pemindai wajah ini berguna untuk meningkatkan akurasi data nasabah serta menambah kecepatan, keamanan dan keamanan transaksi.

Sistem ini dilakukan kerjasama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang diresmikan di Kantor Pusat Pegadaian Jakarta pada Selasa, 10 November 2020.

Saat ini Pegadaian merupakan BUMN pertama yang memanfaatkan teknologi Electronic Know Your Customer (e-KYC) dengan memanfaatkan sistem pemindai wajah (face recognition sytem).

Kolaborasi antara Pegadaian dan Dukcapil ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama oleh Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto dan Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh disaksikan oleh Jajaran Direksi Pegadaian serta pejabat Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) mengatakan kemajuan teknologi informasi saat ini harus dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan pelayanan  kepada masyarakat. Oleh karena itu Pegadaian mengimplementasikan aplikasi Pegadaian Digital yang membutuhkan identitas nasabah yang benar sesuai data Dukcapil.

“Kerjasama ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan data melalui pengenalan  wajah (face recognition) sebagai bagian dari verifikasi data nasabah dalam pengenalan nasabah (Know Your Customer) secara elektronik,” ujarnya.

Lebih lanjut Kuswiyoto mengatakan bahwa program ini dilakukan untuk meningkatkan akurasi data nasabah Pegadaian, mencegah fraud dan pemalsuan  data nasabah, serta meningkatkan kecepatan, keamanan dan kenyamanan.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh berharap agar kerjasama ini  membawa kebaikan dalam membangun peradaban baru melalui penggunaan data administrasi kependudukan yang baik.

“Saya bangga dan berterima kasih Pegadaian menjadi BUMN yang pertama dalam membangun sebuah ekosistem bisnis baru dengan memanfaatkan e-KYC. Dengan membangun sistem Single Identity Number maka upaya membangun peradaban yang baik dapat diwujudkan. Verifikasi keaslian data kependudukan dapat dilakukan dengan cepat dan akurat sehingga tindakan fraud dapat dicegah,” ungkapnya.

Penerapan sistem pemindai wajah dalam registrasi aplikasi Pegadaian Digital prosesnya mudah, cukup dengan  menggunakan foto KTP dan swafoto data langsung dapat diricek dengan sistem Dukcapil.

Dengan aplikasi Pegadaian Digital ini masyarakat dapat mengakses produk dan layanan dimana saja tanpa harus datang ke outlet. Proses bisnis pun menjadi lebih cepat, aman dan nyaman.(ot/mj)