Jawa Tengah Buka Investasi Masuk Untuk Genjot Pembangunan

admin
By
admin
2 Min Read

Media Jateng, Semarang – Gubernur Jawa Tengah, dan sejumlah pejabat pemerintahan di wilayah Jawa Tengah hadir dalam Rapat Koordinasi dan Capacity Building Keris Jateng  di Ballroom PO Hotel, Semarang, Senin, 14 April 2025.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwi Saputra mengapresiasi adanya forum ini bertujuan untuk mengintegrasikan sumber daya dan kekuatan daerah menguatkan layanan dan promosi trade tourism dan investment dari setiap daerah.

“Rapat koordinasi ini nanti akan mendengarkan arahan strategis dari gubernur dan pada hari ini juga kita akan mengundang narasumber Gita Wiryawan dan tentunya dari Australia yang akan menjadi salah satu narasumber di dalam forum terbaik kita,” ucapnya.

Baca juga ; Lumpy Skin Disease Bisa Mematikan Sapi Ternak di Jawa Tengah

 

Bertemakan “Leadership Excellence in Investment Promotion” Gubernur Jawa Tengah mengarahkan wali Kota dan bupati untuk terus mendukung investasi melalui perda dan pendampingan langsung agar dapat terus membangun kota dan berdampak untuk provinsi Jawa Tengah.

“APBD kita tidak cukup untuk membangun wilayah kita jadi 15% APBD sisanya PAD kita untuk bangun wilayah maka 80% – 85% nya harus dari investasi. Syarat suatu investasi satu adalah jaminan kepastian hukum keamanan dan perizinan yang paripurna serta pendampingan-pendampingan investasi. Anda bisa menawarkan investasi di tempat kita karena target kita 85% investasi dari regional maupun global,” ujar Ahmad Luthfi.

Atas paparan Gubernur, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menjelaskan bahwa Salatiga juga akan memunculkan investasi unggulan yang sesuai dengan karakter Kota Salatiga dan terbuka untuk investasi.

Baca juga : Propam Amankan Tiga Oknum Polisi Kasus Pungli Rutan Polda Jateng

 

“Jadi nanti kita rencanakan untuk Salatiga ada suatu investasi yang memiliki ciri khas untuk Salatiga, sudah ada rencana dan sedang digodok. Tapi yang penting pada prinsipnya Jawa tengah beserta dengan wilayah Kota itu welcome untuk investasi saat ini dan tidak ada birokrasi- birokrasi apapun yang mempersulit investasi,” kata Wali Kota Salatiga.

Share This Article