60 Persen SD Di Semarang Kondisi Rusak

SEMARANG, Mediajateng.net, – Permasalahan pendidikan tidak saja dari sisi khualitas. Namun robohnya atap gedung salah satu sekolah dasar (SD) menjadi perhatian serius kalangan dewan.

Dari catatan, sebanyak 60 persen Sekolah Dasar (SD) di Kota Semarang bangunannya tidak baik atau berpotensi rusak.

“Total ada 327 SD di Kota Semarang. Dan dari jumlah tersebut sebanyak 60 persen kondisi bangunan sekolah mendekati rusak,” kata Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo,  usai meninjau SDN Palebon 1 yang mengalami insiden atapnya roboh, Selasa (7/1).

Anang mengatakan, dari 60 persen tidak hanya rusak di bagian ruang kelas, namun pondasi atau tebing sekolah, pagar, dan juga meja kursi.

 

Oleh karena itu, Anang mendorong Pemkot Semarang untuk segera melakukan pengecekan terhadap sekolah-sekolah tersebut.

“Apalagi saat ini memasuki musim hujan dan angin kencang membuat bangunan yang kondisinya rawan roboh berpotensi rusak seperti yang terjadi di SD 1 Palebon. Kita juga sudah ingatkan agar dinas Pendidikan melakukan pengecekan bangunan sekolah terutama yang rawan rusak,” imbunya.

Disinggung soal robohnya atap sekolah SD N Palebon 1 pada Selasa (7/1) subuh, pihaknya akan segera memanggil kontraktor yang membangun sekolah tersebut. Pihaknya ingin memeriksa spesifikasi bangunan apakah sesuai yang telah ditetapkan saat lelang.

“Ini sebagai pendekatan untuk pengalaman berikutnya, kita ingin menggali informasi agar kejadian ini tidak terjadi lagi. Untuk urusan lain kita serahkan ke pihak yang berwenang,” tambahnya. (ot/mj)