Tim Pemenangan Sudirman Said Bocorkan Strategi Pilgub

SEMARANG, Mediajateng.net – Tim pemenangan calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, Tim Perjuangan Merah Putih terus mematangkan strategi pemenangan. Gerilya, menjadi intisari gerakan yang bakal dilakukan Pak Dirman dengan relawan dan partai pengusung.

Ketua Tim Perjuangan Merah Putih, Ali Khamdi menjelaskan bahwa semangat yang dibangun Pak Dirman dalam Pilgub Jateng adalah gerakan bersama masyarakat.

“Dalam teori gerilya, dikatakan bahwa tidak mungkin suatu perjuangan gerilya dapat bertahan dan mencapai kemenangan jika tidak bersatu dengan warga,” kata dia di Markas Perjuangan Merah Putih, jalan Pamularsih 95 Semarang, Senin (8/1).

Sementara itu, pengadopsian strategi gerilya Jenderal Sudirman juga dalam rangka melakukan perlawanan pada kekuatan besar.

“Yang dilawan sama-sama orang yang sedang berkuasa, yang memiliki kekuatan besar,” kata dia.

Strategi utama, kata dia, adalah penerapan strategi supit urang. Penggunaan itu tidak lain untuk memompa semangat masyarakat untuk meraih perubahan.

“Strategi supit urang atau udang merupakan strategi perang yang digunakan oleh Kolonel Soedirman untuk mengusir Sekutu dari Ambarawa,” kata dia.

Supit Udang itu sendiri dijalankan oleh Kolonel Soedirman setelah prajurit kepercayaannya yaitu Letkol Isdiman meninggal dunia. Letkol Isdiman meninggal dunia di desa kelurahan, Jambu karena terkena serangan bom udara oleh Sekutu saat berangkat menuju Ambarawa.

Setelah kejadian itu, Kolonel Soedirman pun turun tangan untuk menyingkirkan sekutu dari Ambarawa. Dari situlah strategi “Supit Udang” muncul. Nama Supit Udang berasal dari bahasa pewayangan yang artinya kepungan.

“Jadi, strategi Supit Udang itu digunakan dengan maksud untuk mengepung Sekutu agar beranjak dari bumi Ambarawa. Kondisinya hampir sama dengan Pilgub ini,” tandasnya. (MJ-017)