Panwas Demak Larang Keras Hal Ini

DEMAK, Mediajateng.net – Panwas Kabupaten Demak, mengingatkan kepada kandidat calon yang bertarung dalam Pilkada Jateng 2018 , agar tidak menggunakan masjid untuk ajang kampanye.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Panwas Demak, Khoirul Saleh, menanggapi adanya informasi pengajian di Masjid Agung Demak, yang rencananya dihadiri kandidat calon Pilgub Jateng, Taj Yasin pada Jumat (4/5/2018) mendatang.

Menurutnya, sesuai Undang-undang nomor 10 tahun 2016, tentang Pemilihan Gubernur , Wakil Gubernur, Bupati dan Walikota, bahwa pasangan calon dilarang melakukan kampanye di rumah ibadah dan sekolah.

“Jangan sampai masjid yang merupakan tempat ibadah dijadikan arena kampanye. Mari kita sama sama menjaga kesuciannya. Apalagi Masjid Agung Demak salah satu
cagar budaya,” kata Khoirul,saat ditemui di kantornya, Rabu (2/5/2018) sore.

Hasil rapat pleno Panwas Demak terkait rencana kedatangan, Taj Yasin
sebagai penceramah dalam pengajian itu, pihak Takmir Masjid Agung Demak telah dimintai klarifikasi untuk memastikan agar pasangan Ganjar Pranowo itu tidak datang pada acara tersebut.

“Silakan pengajian tetap berlangsung, tanpa menghadirkan Taj Yasin , karena yang bersangkutan Calon Wakil Gubernur, maka posisinya terikat, apalagi ini masa kampanye. Sekali lagi, ini hanya upaya pencegahan , agar tidak ada kampanye,” ujarnya.

Masjid sebagai tempat suci harus bebas dari kepentingan politik praktis yang akan membelah persatuan umat, pisahkan antara urusan kekuasaan dengan ibadah.

Takmir masjid ataupun pengurus mushola harus menempatkan masjid sebagai rumah umat yang mengayomi dan tidak memandang latar belakang pilihan politik.

“Panwas Demak telah mengirimkan surat himbauan kepada takmir masjid dan mushola se Demak, agar tidak menggunakan tempat ibadah untuk kampanye, ” ucapnya.

Masih banyak metode kampanye yang bisa dilakukan tim sukses dan kandidat calon gubernur untuk memaparkan visi misi dan programnya, seperti blusukan ke pasar maupun menggelar bazar.

“Metode kampanye itu khan banyak dan waktunya masih sangat panjang hingga 23 Juni mendatang,” tutupnya.