UNDIP dan BBGTK Jawa Tengah Perkuat Kolaborasi Peningkatan Kualitas Pendidikan

UNDIP dan BBGTK Jawa Tengah Perkuat Kolaborasi Peningkatan Kualitas Pendidikan

admin
By
admin
3 Min Read

Media Jateng, Semarang – Universitas Diponegoro (UNDIP) dan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah memperkuat kolaborasi dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui penandatanganan komitmen kerja sama, Rabu, 12 Agustus 2026.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., mengatakan UNDIP terbuka terhadap kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Tengah.

“Ini adalah bentuk kerja sama dengan pemerintah. Banyak sekali hal yang bisa kita buat bersama. UNDIP sangat terbuka kalau itu kerja sama yang ada,” ujar Prof. Suharnomo.

Kepala BBGTK Provinsi Jawa Tengah, Darmadi, S.Pd., M.Pd., mengatakan kerja sama dengan UNDIP penting karena kedua lembaga memiliki tanggung jawab yang sama dalam mendukung kemajuan pendidikan, meskipun memiliki tugas dan fungsi yang berbeda. “Meski berbeda tata laku dan tugas fungsinya, sebenarnya tanggung jawab kita sama, yaitu pendidikan,” ungkap Darmadi.

Ia menjelaskan, BBGTK Jawa Tengah memiliki tugas dalam pengembangan dan pemberdayaan guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah. Karena itu, BBGTK melihat peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi, khususnya dalam pemanfaatan hasil penelitian dan penguatan kompetensi pendidik.

Darmadi berharap hasil riset UNDIP, khususnya yang berkaitan dengan pembelajaran dan konten pendidikan, dapat dimanfaatkan oleh para guru di Jawa Tengah. Sebaliknya, BBGTK juga siap menjadi mitra UNDIP dalam menjangkau guru dan satuan pendidikan untuk pelaksanaan penelitian kepada masyarakat.

“Kalau hasil-hasil riset dari kampus ini terkait dengan pembelajaran maupun kontennya bisa dikonsumsi oleh teman-teman guru di Jawa Tengah, itu akan sangat memperkuat kualitas pendidikan,” katanya.

Usai penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin Direktur Inovasi dan Kerja Sama UNDIP, drh. Dian Wahyu Harjanti, Ph.D. Diskusi membahas bentuk kegiatan yang dapat dikembangkan dari kerja sama kedua lembaga.

Salah satu peluang yang dibahas adalah pemanfaatan hasil riset dan teknologi UNDIP dalam pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Berbagai prototipe dan teknologi yang dikembangkan UNDIP dapat diperkenalkan kepada guru dan siswa untuk memberikan gambaran mengenai penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan nyata.

Kolaborasi juga dapat dikembangkan melalui pelatihan peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan fasilitas UNDIP, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Beberapa bidang yang dibahas antara lain teknologi, robotika, kecerdasan artifisial, literasi digital, serta psikologi dan pendidikan inklusif.

Share This Article