52 Pasar Tradisional Ini Akan Diterapkan Sistem Retribusi Elektronik

Semarang, Mediajateng.net, – Untuk meningkatkan pendapatan dari retribusi pasar tradisional, Dinas Perdagangan Kota Semarang segera menerapkan sistem elektronik retribusi (e-retribusi) di tahun 2020. Adapun anggaran untuk melaksanakan sistem e-retribusi dianggarkan hingga sekitar Rp 4 Miliar.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman mengatakan, penerapan sistem e -retribusi di pasar tradisional yang saat ini baru dilaksanakan di lima pasar, bisa menaikkan pendapatan retribusi pasar. Di tahun 2020 ini, seluruh pasar di Kota Semarang sebanyak 52 pasar akan dilaksanakan sistem e-retribusi ini.

“Anggarannya sekitar Rp 4 Miliar untuk penataan sistem e-retribusi. Dan saat ini, sudah masuk Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan proses lelang, kalau sudah ada pemenangnya dan barangnya sudah siap, segera akan kita laksanakan,”ujarnya, Rabu (22/1).

Fravarta menjelaskan adapun lima pasar yang sudah menggunakan e -retribusi  yaitu Pasar Pedurungan, Jatingaleh, Sampangan, Rasamala dan Bangetayu. Nantinya, akan dilaksanakan di semua pasar yang ada, serta dibeberapa lokasi yaitu shelter-shelter resmi PKL.

“Harapannya dengan adanya sistem e -retribusi tersebut penarikan retribusi kepada pedagang akan lebih tertata lagi. Karena, juru pungut tidak lagi secara manual menarik saat pedagang berjualan. Tapi, jika pedagang tidak bertemu dengan juru pungut, maka secara otomatis, sudah terakumulasi dengan menggunakan alat tapping,”imbuhnya. (ot/mj)