Semarang

Tes Kemampuan Akademik Jadi Penentu Jalur Prestasi

×

Tes Kemampuan Akademik Jadi Penentu Jalur Prestasi

Sebarkan artikel ini

 

Media Jateng, Semarang, – Dinas  Pendidikan Kota Semarang mulai mematangkan rencana penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang sekolah dasar hingga menengah.

Kebijakan ini disiapkan sebagai salah satu parameter penting dalam seleksi masuk sekolah melalui jalur prestasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Mohammad Ahsan, menjelaskan pihaknya saat ini masih menyusun konsep dan mekanisme pelaksanaan TKA agar sistemnya mudah dipantau oleh orang tua siswa serta berjalan sesuai arahan pemerintah pusat.

Menurutnya, TKA dirancang sebagai alat ukur kemampuan akademik siswa yang nantinya dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk melanjutkan  pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.Pendidikan

“Teman-teman di lapangan saat ini sudah mulai melakukan berbagai persiapan. Nantinya juga akan ada simulasi tes kompetensi akademik baik untuk jenjang SD maupun SMP sesuai jadwal dari Kementerian,” ujarnya, Senin, (9/3/2026).

Sesuai rancangannya nilai TKA akan menjadi salah satu parameter utama pada jalur prestasi dalam SPMB. Untuk siswa SD yang akan melanjutkan ke SMP, nilai TKA SD akan digunakan sebagai bahan penilaian tambahan.Sumber Daya Pendidikan

Namun demikian, Ahsan menegaskan bahwa penggunaan TKA hanya berlaku untuk jalur prestasi. Sementara untuk jalur domisili, parameter seleksi tidak menggunakan nilai TKA.

“Kalau jalur domisili tetap berdasarkan wilayah tempat tinggal. TKA hanya untuk jalur prestasi,” jelasnya.

Dalam draft kebijakan yang sedang dibahas, bobot nilai TKA bahkan direncanakan lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata rapor. Meski begitu, persentase pasti pembobotannya masih dalam tahap pembahasan.

“Kami sudah sepakat bahwa bobot TKA akan dibuat lebih tinggi dibandingkan rata-rata nilai rapor. Tapi untuk presentasenya masih belum ditentukan karena masih dalam tahap draft,” katanya.

Ahsan juga menegaskan, TKA tidak akan mempengaruhi kelulusan siswa. Tes ini hanya difungsikan sebagai salah satu instrumen untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi.

“TKA tidak mempengaruhi kelulusan siswa. Fungsinya lebih kepada pemetaan kemampuan akademik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya,” tegasnya.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Kota Semarang juga terus memperkuat layanan pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus. Jalur afirmasi tetap disediakan dengan kuota yang menyesuaikan kondisi di lapangan.(ot/mj)