Untuk Menjadi Wirausaha,Anak Sejak Kecil Harus Punya Mental dan Disiplin Finansial

Semarang – mediajateng.net

Setiap minggu pagi, selalu menjadi kesempatan masyarakat untuk menggelar lapak berisi aneka kebutuhan jajanan dan minuman di berbagai area publik pusat keramaian. Begitu pula yang dilakukan Zivo, gadis belia, warga Ngalian Semarang. Ia tak canggung melayani setiap pembeli yang datang untuk menikmati jajanan popcorn yang diberi label sehat tanpa bumbu MSG maupun perasa buatan.Popcorn sehat itu , ia bandrol dengan harga Rp 5.000 per bungkusnya. Ketika ditanya akan ia gunakan untuk apa, uang hasil berdagangnya, Zivo menjawab sangat antusias.

“Aku mau beli tanah yang luas. Nantinya didalam tanah milikku akan aku tanami dengan berbagai macam tanaman dan bunga – bunga yang kusuka.” jawab Zivo.

Jika Zivo cukup menempel secarik kertas bertuliskan popcorn sehat dengan berbagai embel – embel tanpa pemanis buatan. Beda lagi yang dilakukan Iqbal, ia langsung berinisiatif mengisi penuh baki ditangannya dengan jajajan bolu dan mini martabak hasil buatan ibunya. Iqbal pun langsung berkeliling di area acara HUT Kedua Komunitas Orangtualogy,Hall Balaikota Semarang, Minggu ( 21/5), agar jajanan dagangannya segera habis.

Bertajuk “Kidspreuner : Belajar Jadi Pengusaha”, seluruh anak – anak memang diajarkan dan dilatih secara langsung untuk menjadi wirausaha sejak dini. Yang terpenting disini adalah dibutuhkan mental dan presepsi diri yang kuat.

Pakar Kewirausahaan dari Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Ratih Rizqi Nirwana mengatakan selain kedua fundamental penting tersebut, anak pun perlu sejak dini berlatih displin sebara finansial.

“Mereka harus memiliki pemahaman tentang arti penting uang.Menyiapkan mereka berwirausaha pun mereka harus berlatih menyiapkan tiga tabungan. Satu untuk amal, kedua untuk tabungan biaya hidup, dan ketiga untuk investasi.” jelasnya

Terakhir untuk menjadi wirausaha, anak juga harus pintar menerapkan skala prioritas. Mana yang mereka anggap sangat dibutuhkan atau sekadar pengen. (MJ-202)