PERADI Kecewa Dengan Penyidik Reskrim Polsek Semarang Selatan Yang Tidak Profesional

Semarang-mediajateng.net

Penyidik Reskrim Polsek Semarang Selatan, Polrestabes Semarang dilaporkan ke Bidang Profesi Pengamanan (Bid Propam) Polda Jateng terkait ketidak Profesionalan dalam menjalankan tugas saat menangkap Achmadi (39) warga Jalan Sriwidodo X Rt 06/02 Kelurahan Purwoyoso, Ngaliam kota Semarang yang ditangkap atas dugaan penggelapan barang milik PT Union Box pada Selasa (18/4) sekira pukul 16.30

Yosef Parera selaku kuasa hukum Achmadi dari PERADI kota Semarang menyebut bahwa klienya ini ditangkap atas Laporan dari Sumanto dan Shinta sesuai LP/ B/16/III/2017/Jateng/Restabes Smg/Sek Smg Sltn, tgl 17 Maret 2017 tentang Penggelepan. Yosef menyebut seharusnya sebelum klien nya ditangkap ada tahap rekomendasi dimana proses mediasi dikedepankan.

” Kenapa klien kami langsung ditangkap, harusnya ada tahapan rekomendasi. Kita menyayangkan juga, harusnya usai ditangkap langsung diperiksa. Ini tidak, dari sore hingga malam didiamkan, tidak ada pemeriksaan dari penyidik. Ini tidak profesional namanya,”ungkap Yosef .

Yosef menambahkan, dari keterangan Achmadi disampaikan bahwa Klienya yang berprofesi sebagai solir pelapor ini tidak mengerti atas tuduhan mengambil dan menjual dos yang berisi makanan ringan dari Semarang dan dijual dk Yogyakarta.

” Nilai kerugianya antara Rp.5 hingga 25 Juta. Harusnya Klien kami di Klarifikasi dulu dan dijadikan saksi, tidak langsunh ditangkap,” pungkasnya. (MJ-303)