Media Jateng, Semarang, – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Semarang sampai saat ini belum menentukan nama pengganti atau rencana melakukan pergantian antar waktu (PAW) terhadap V. Djoko Riyanto,yang sekaligus suami dari Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.
Seperti diketahui, V Djoko Riyanto merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang aktif di Komisi C sampai dengan tahun 2029 mendatang, dan telah menjadi anggota selama empat periode berturut-turut.
Menurut Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, pihaknya mengaku masih menunggu keputusan dari Agustina Wilujeng yang merupakan istri dari almarhum Djoko, terkait PAW. Pilus sapaannya, hal ini dilakukan agar tidak menyinggung keluarga yang masih dalam masa berkabung.
“Kalau PAW pasti dilakukan , tapi saat ini belum. Keluarga masih berduka, mungkin setelah 40 hari, kita lihat dulu perkembangannya, biar tidak menyinggung,” katanya pada Selasa (02/12/2025).
Pilus yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI-Perjuangan Kota Semarang ini menerangkan, mekanisme PAW yang jelas akan dilakukan oleh partai. Jika PAW tidak dilakukan menurutnya, partai yang akan mengalami kerugian. Hal ini karena sudah ada anggaran gaji dan lainnya.
“Mekanisme ini tetap dilakukan, jika tidak merugikan bagi partai. Sudah ada anggaran yang dialokasikan,” ungkapnya.
Meskipun demikian, pihaknya mengaku tidak ingin terburu-buru, atau menentukan segera dilakukan pengisian dengan melakukan PAW. Alasannya adalah karena menghormati keluarga yang sedang berduka.
“Belum, kita harus melihat kondisi biar tidak menyinggung, karena masih dalam keadaan berduka,” katanya.
Menanggapi sosok pengganti V Djoko Riyanto, nantinya partai akan merujuk pada hasil suara calon legislatif dari PDIP di Dapil 4 yakni Kecamatan Banyumanik, Gajahmungkur dan Kecamatan Gunungpati.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, di Dapil 4 PDI-Perjuangan mendapatkan tiga kursi yakni Giyanto, lalu V.Djoko Riyanto, serta Yosi Yonardo. Sosok Endang Retnawati sendiri, berada di posisi keempat dengan 5.729 suara, dibawah Yosi.
“Kalau hasil dari KPU nya itu Bu Endang, kalau ditanya pengganti partai pasti mengacu kesana,” pungkasnya.(ot/mj)












