Pak Dirman: Potensi Energi di Jawa Tengah Harus Dioptimalkan

SEMARANG, Mediajateng.net – Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said memberi perhatian serius terhadap pengembangan energi terbarukan di Jawa Tengah. Energi dan Sumber Daya Alam merupakan faktor penting, karena Undang-undang Nomor 30 tahun 2007 mengatakan, energi harus menjadi pendorong perekonomian bukan lagi menjadi komoditas.

Artinya apa? artinya mengurus energi tidak boleh semata-mata melihat aspek komersial tetapi lebih pada aspek dampak ekonomi makro.

Demikan disampaikan Calon Gubernur Jawa Tengah Sudiman Said, di sela-sela menjadi pembicara dalam Seminar Nasional dengan tema “Masa Depan Energi dan Sumber Daya Alam” di Aula 3 Kampus UIN Walisongo, Semarang, Rabu, (24/1).

Ia menegaskan, bahwa masyarakat harus mengawal pembangunan energi teruama mengantisipasi habisnya fosil. Semua orang tau fosil akan habis, tetapi kepedulian dan greget menuju energi baru belum terasa.

“Dan Jawa Tengah Statistiknya agak mencemaskan, khususnya dari sisi perimbangan antara fosil dan energi baru terbarukan,” tegas Pak Dirman panggilan akrabnya.

Sementara, RUEN atau (Rencana Pengelolaan Energi Tingkat Nasional)mensyaratkan, bahwa pada tahun 2025 harus menyapai 25 persen bauran, tenaga energi baru terbarukan. Sedangkan Jawa Tengah baru 4 persen. Padahal waktunya tidak lebih dari  10 tahun lagi.

“Jadi saya akan sosialisasikan kemana-mana bahwa ini waktu yang tepat bahkan mendesak untuk membagun porsi yang lebih terkait sumber energi terbarukan. Apa itu isisnya, yakni mulai dari panas bumi, matahari, air (hidro), angin, biomassa (energi yang dihasikan dari tumbuh-tumbuhan),” jelasnya.

Sedangkan, Jawa Tengah bisa meningkatkan potensi itu karena, Jawa Tengah memiliki sumber-sumber yang bisa dibuat energi. Seperti keberadaan di Dieng, Lawu serta Baturaden serta Jawa Tengah terdapat enam gunung berapi.

“Jika dicari titik panas bumi pastinya akan mampu menghasilkan sumber energi,” jelasnya

Kemudian dari sember daya air Jawa Tengah punya waduk dan memilikil 9 daerah aliran sungai utama dimana aliran anak sungai nantinya akan dijadikan sumber energi listrik Air. Begitu juga tumbuh-tumbuhan, Jawa tengah mempunyai wilayah yang sangat subur semua tumbuhan bisa ditanam, apalagi bisa membuat hutan-hutan energi.

“Jadi secara keseluruhan Jawa Tengah memiliki potensi untuk memanjukan energi yang diperbaharukan dan harus digarap,” tegasnya.

Adapun dalam seminar yang dihadiri dosen, pegawai serta ribuan mahasiswa, Sudirman juga menyampaikan peran penting mahasiswa dalam menghadapi Pemilihan Daerah (Pilkada) 2018

“Peran itu antara lain, mahasiswa harus bisa mengedukasi masyarakat seperti tidak golput, dan menjauhkan politik uang,” harapnya.