‎Ngopi Gratis di Slukatan, Seruput Kopi Lokal dalam Hangatnya Kebersamaan

admin
By
admin
4 Min Read

Wonosobo – Ingin menikmati suasana desa yang asri, merasakan hangatnya kopi lokal, sekaligus mendapatkan pengalaman wisata yang berbeda? Desa Wisata Slukatan, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, siap menyambut wisatawan dalam gelaran Sarasehan Kopi Slukatan, Senin 31 Agustus 2026.

‎Mengusung tema “Slametan Pascapanen Penggiat Kopi Slukatan”, kegiatan ini akan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Sumber Mata Air Mudal, Slukatan.

‎Tak hanya menjadi ajang syukuran atas hasil panen kopi, Sarasehan Kopi Slukatan juga menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk datang, menikmati kopi lokal, berinteraksi dengan masyarakat, sekaligus mengabadikan berbagai momen menarik di Desa Wisata Slukatan.

‎Suasana alam pedesaan, sumber mata air, aktivitas masyarakat, hingga sajian kopi lokal menjadi bagian dari pengalaman yang dapat dinikmati wisatawan ketika berkunjung.



‎Camat Mojotengah, Eko Widi, mengajak masyarakat luas, khususnya wisatawan, untuk datang dan turut merasakan suasana kegiatan tersebut.

‎“Kami mengajak masyarakat dan wisatawan untuk datang ke Slukatan. Selain menikmati kopi lokal, pengunjung juga dapat menikmati suasana alam dan melihat langsung potensi yang dimiliki Desa Wisata Slukatan. Mari datang, berinteraksi, dan ikut merasakan kebersamaan masyarakat,” ujar Eko Widi.

‎Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan potensi desa sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat mengenal dan berkunjung ke Desa Wisata Slukatan.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa kopi dapat menjadi pintu masuk bagi wisatawan untuk mengenal lebih jauh kehidupan dan potensi masyarakat desa.

‎“Kopi bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang cerita. Ada cerita petani, cerita alam, dan cerita masyarakat yang berada di balik setiap cangkir kopi. Melalui Sarasehan Kopi Slukatan, wisatawan dapat datang dan mendapatkan pengalaman langsung tentang potensi lokal yang ada di desa,” kata Fahmi.

‎Fahmi juga mengajak wisatawan untuk tidak sekadar datang menikmati kopi, tetapi turut mengabadikan momen dan membagikan pengalaman mereka selama berada di Desa Wisata Slukatan melalui media sosial.

‎“Kami berharap wisatawan yang datang dapat menikmati suasana Slukatan, mengabadikan momen-momen menarik, kemudian membagikannya di media sosial. Dengan begitu, semakin banyak orang yang mengenal potensi Desa Wisata Slukatan dan tertarik untuk datang berkunjung,” imbuhnya.

‎Bagi wisatawan yang ingin mencari pengalaman berbeda, Sarasehan Kopi Slukatan dapat menjadi pilihan untuk mengisi akhir bulan dengan aktivitas yang sederhana namun penuh cerita. Datang bersama keluarga, sahabat, komunitas, maupun teman seperjalanan.

‎Pengelola Desa Wisata Slukatan, Ahmad Hafid, menambahkan bahwa wisatawan dari luar kota tidak perlu khawatir mencari tempat menginap. Desa Wisata Slukatan juga menyediakan homestay dengan konsep live in, sehingga wisatawan dapat merasakan langsung suasana kehidupan masyarakat dan keseharian warga desa.

‎“Wisatawan yang ingin menginap dan menikmati suasana desa bisa memanfaatkan homestay yang kami sediakan dengan konsep live in,” ujarnya.

‎Informasi lebih lanjut mengenai paket wisata, homestay, maupun kegiatan di Desa Wisata Slukatan dapat diperoleh melalui akun Instagram dan TikTok @desawisataslukatan.



‎Yuk, nikmati kopi lokal, rasakan kesejukan suasana desa, temui keramahan masyarakat, dan jangan lupa abadikan momen terbaikmu di Slukatan.

‎Catat waktunya! Sarasehan Kopi Slukatan, dalam rangka slametan pascapanen penggiat Kopi Slukatan, Senin 31 Agustus 2026, pukul 08.00 WIB, bertempat di Sumber Mata Air Mudal, Desa Slukatan, Mojotengah, Wonosobo.

‎Abadikan dan berbagi cerita, karena mungkin, momen terbaik liburanmu bukan di tempat yang jauh, tetapi di sebuah desa yang menyimpan cerita dalam secangkir kopi.***(Dimas)

Share This Article