Banjarnegara

Mengenal Angkringan Teh Poci Gula Batu Atmo, Perpaduan Nasi Kucing dan Lagu Rolling Stones

×

Mengenal Angkringan Teh Poci Gula Batu Atmo, Perpaduan Nasi Kucing dan Lagu Rolling Stones

Sebarkan artikel ini

Banjarnegara, MediaJateng.net – Ditengah hiruk pikuk malam kota Banjarnegara, tepatnya di Jalan Ki Jagapati I, Krandegan, Kecamatan Banjarnegara, hadir sebuah tempat kuliner yang menyuguhkan suasana berbeda dari angkringan kebanyakan.

Angkringan ini bernama Teh Poci Gula Batu Atmo, yang menyajikan paduan unik antara kuliner tradisional dan nuansa musik legendaris yang menyentuh jiwa.

Buka setiap hari mulai pukul 17.30 WIB hingga pukul 01.00 dini hari, angkringan ini menyulap mobil colt coak menjadi gerobak angkringan yang menarik perhatian.

Di atas mobil tersebut, berbagai menu nasi kucing tersaji dengan beragam lauk sederhana khas angkringan, seperti sambal teri, ayam suwir, dan sate usus.

Namun yang membuat tempat ini benar-benar istimewa adalah cara penyajian tehnya.

Alih-alih menggunakan gelas plastik atau gelas kaca biasa, angkringan ini menyajikan tehnya dengan secangkir poci.

Teh panas yang dituangkan perlahan dari poci tanah liat, dicampur dengan gula batu, menyuguhkan rasa dan aroma khas yang membawa nostalgia dan ketenangan.

Teh poci bukan sekadar minuman di tempat ini, melainkan simbol dari keramahan dan kedamaian suasana.

Suasana menjadi semakin syahdu dengan alunan lagu-lagu dari grup musik legendaris The Rolling Stones.

Musik rock and roll yang mengalun pelan dari speaker kecil menciptakan atmosfer yang unik: klasik, santai, dan penuh kenangan.

Pengunjung bisa menikmati teh hangat, menyantap nasi kucing, sambil berbincang santai di bawah lampu remang angkringan dengan iringan “Angie” atau “Paint It Black” yang menambah kesan mendalam.

Nama angkringan ini sendiri diambil dari pemiliknya, Alvani Utomo, yang akrab disapa Atmo.

Ia mengatakan bahwa usaha ini telah dirintis sejak kurang lebih dua tahun lalu. Awalnya, hanya iseng-iseng menjual nasi kucing dan teh poci di pinggir jalan, namun respon positif dari pelanggan membuatnya mantap untuk terus menjalankan usaha ini.

“Sudah jalan sekitar dua tahun,” ujarnya singkat namun penuh semangat.

Bagi Atmo, angkringan bukan sekadar tempat jualan, tapi juga tempat berinteraksi dan berbagi cerita.

Tak jarang para pengunjung yang datang justru berlama-lama, tidak hanya untuk makan, tetapi juga untuk merasakan ketenangan suasana malam diiringi musik dan hangatnya teh poci.

Angkringan Teh Poci Gula Batu Atmo menjadi bukti bahwa kreativitas dan sentuhan pribadi bisa mengubah sesuatu yang sederhana menjadi istimewa.

Jika Anda sedang berada di Banjarnegara dan ingin merasakan suasana malam yang tenang, unik, dan penuh kenangan, maka singgahlah ke angkringan ini.

Nikmati nasi kucing, teh poci, dan lagu-lagu Rolling Stones yang menemani malam Anda dengan penuh kedamaian.***