maraknya pengguna sepeda di semarang, jalur sepeda perlu dihidupkan

Marak Pengguna Sepeda Di Jalanan Semarang, Jalur Khusus Sepeda Perlu Dihidupkan  

Semarang, Mediajateng.net, – Sejak pandemi Covid-19, pengguna sepeda seperti di Kota Semarang mengalami lonjakan drastis. Tidak hanya siang hari, pengguna sepeda di jalanan juga mudah dijumpai di malam hari.

Fenomena tersebut menarik perhatian semua pihak hingga muncul komentar sejumlah netizen yang meminta agar pemerintah membuat regulasi khusus pengguna sepeda. Netizen lain juga meminta Pemkot semarang untuk menghidupkan jalur khusus sepeda.

Menurut Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, HM Rukiyanto AB, sebagai sesama pengguna jalan, pesepeda juga mempunyai hak yang sama dengan pengguna jalan yang lain seperti pengendara sepeda motor maupun kendaraan lain.

“Sebaiknya perlu dibuatkan regulasi khusus mengingat saat ini sedang booming (bersepeda). Mulai dari anak-anak hingga orang tua, sedang gemar naik sepeda. Selain olahraga, naik sepeda sendirian maupun berkelompok sekarang sudah jadi trend,” ungkapnya kepada mediajateng, Selasa (7/72020).

Selain regulasi khusus, politisi PDI Perjuangan ini juga menyarankan perlu dihidupkan jalur khusus sepeda, yang sebelumnya pernah diterapkan di sejumlah jalan protokol di Kota Semarang.

“Bisa juga jalur sepeda dihidupkan. Kajian sudah ada, tinggal diterapkan dan dimatangkan lagi. Paling tidak dengan adanya jalur khusus sepeda, para pengguna jalan punya jalur masing-masing sehingga tidak mengganggu pengguna jalan lain,” katanya.

Ia pun memahami kondisi jalan-jalan di Kota Semarang yang tidak begitu besar dan kerap mengalami kemacetan menjadi kendala tersendiri untuk kembali menerapkan jalur sepeda.

Rukiyanto menambahkan, Ia pun sempat membaca para netizen di media sosial yang berkomentar soal beberapa pesepeda yang kerap melanggar lalu lintas. Hal ini harus menjadi perhatian semua pihak karena keselamatan semua pengguna jalan harus diutamakan.

“Sebagai tindak lanjut atas masukan dan usulan dari masyarakat soal maraknya pengguna sepeda, rencana Jumat (10/7/2020) kami akan mengundang Dinas Perhubungan Kota Semarang dan pihak-pihak terkait lainnya,” pungkasnya. (ot/mj)