Kunjungi Warga Pondok Boro, Tia Hendi Minta Keberlangsungan Pendidikan Anak-Anak Diperhatikan

Kunjungi Warga Pondok Boro, Tia Hendi Minta Keberlangsungan Pendidikan Anak-Anak Diperhatikan

Semarang, mediajateng.net, – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi, meninjau kondisi 37 Kepala Keluarga yang direlokasi ke Pondok Boro di Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk, Jumat (19/3) siang.

Mereka yang direlokasi merupakan warga perantauan yang tinggal di rumah bedeng di Kawasan Pasar Johar Kanjengan karena menempati bangunan liar.

Mba Tia, sapaan akrab Krisseptiana Hendrar Prihadi, begitu sampai di lokasi langsung disambut para warga. Ia langsung membagikan masker dan mengajak anak-anak yang saat ini menempati Pondok Boro bernyanyi dan bersenang-senang. Tia juga membagikan cemilan dan susu kepada semua anak-anak Pondok Boro.

Istri Walikota Semarang tersebut juga berharap warga yang direlokasi bisa merasa nyaman tinggal di Pondok Boro dibanding rumah liar yang sebelumnya ditempati.

“Pemkot Semarang terus memberikan solusi agar warganya bisa hidup layak. Semoga mereka bisa nyaman tinggal di Pondok Boro, karena tempatnya bersih, ada air dan ada listrik,” ucapnya usai meninjau.

Langkah selanjutnya bagi warga yang tinggal di Pondok Boro, kata dia, Dinas Pendidikan harus memperhatikan keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak di Pondok Boro.

“Jadi nanti dinas sosial akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan terkait sekolah anak anak,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Muthohar menjelaskan semua warga yang menempati Pondok Boro tidak dipungut biaya.

“Sementara ini tidak ada pungutan biaya. Nanti kita evaluasi penggunaan tempat ini,” jelas Muthohar.

Sementara itu, Anik (45) salah seorang penghuni pondok boro mengaku sedih karena rumahnya di Kanjengan dibongkar pada Jumat pagi. Namun dirinya hanya pasrah dan bersyukur direlokasi ke Pondok Boro.

“Ya bersyukurlah karena disini rumah lebih baik,” katanya. (ot/mj)