KPU Demak Gelar Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III Tahun 2021

Demak,mediajateng.net – KPU Kabupaten Demak menyelenggarakan rapat koordinasi dengan sejumlah stakeholder dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan per periode triwulan.Rakor tersebut Sesuai dengan Surat Edaran Ketua KPU RI nomor 366/PL.02-SD/01/KPU/IV/2021 tanggal 21 April 2021 perihal Perubahan Surat Ketua KPU RI Nomor 132/PL.02-SD/01/KPU/II/2021 perihal Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021.

Rakor pada triwulan III jatuh pada bulan September. Rakor yang dilaksanakan ruang pertemuan KPU Demak pada Kamis (30/9/2021) ini dihadiri oleh Polres Demak,Kodim 0716 Demak,Bawaslu Demak,Dindukcapil Demak,Rutan Demak,Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah Cabang II, Pengadilan Negeri Demak,Pemerintahan Kabupaten Demak dan Perwakilan Partai Politik dari PDI Perjuangan, Nasdem,Gedrindra dan PKPI. Pada rakor periode ini Bambang Setya Budi Ketua KPU Demak memaparkan data perkembangan Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan dari sejumlah masukan dari Polres Demak dan kodim 0716 tentang data personel yang telah purna tugas yang berpotensi menjadi pemilih baru dan anggota TNI/Polri baru yang berpotensi menjadi pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada pemilu yang akan datang.

“Semua masukan itu penting untuk bahan eva;uasi kita terkait data pemilih,”kata Bambang.

KPU Demak juga mnerima masukan dari Rutan Demak terkait warga binaan yang terdaftar dalam DPT Pilbup Demak 2020 yang posisi sekarang sudah bebas karena putusan pengadilan, warga binaan yang sudah bebas tersebut statusnya menjadi TMS pindah domisili dan berpotensi menjadi pemilih baru didaerah asalnya. Masukan selanjutnya dari pemerintah desa perihal pemilih yang sudah TMS meninggal serta masukan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah Cabang II dan Kemenag Kabupaten Demak terkait pemilih pemula dari sekolah dan pondok pesantren yang berpotensi menjadi pemilih baru.

Masukan selanjutnya dari Pemerintahan Kabupaten Demak yang mengapresiasi dan siap mendukung KPU Kabupaten Demak dalam menindaklanjuti Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ini dapat bersinergi dan secara berkelanjutan dengan stakeholder terkait khususnya dengan Pemerintahan Desa di seluruh Kabupaten Demak. Kemudian masukan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah Cabang II dan Partai Gerindra bahwa sejalan dengan rakor ini perlu diselenggarakan pendidikan pemilih untuk memberikan fasilitasi literasi tentang edukasi politik kepada siswa sekolah menengah.

“KPU juga dapat masukan dari Bawaslu agar berhati-hati dalam menindaklanjuti data masukan TMS meninggal agar diidentifikasi kebenarannya kepada pihak terkait,”ujar Bambang.

Pada pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini,KPU Demak mendapatkan banyak masukan guna melakukan pemutakhiran data pemilih secara periodik baik memasukan potensi pemilih pemula, mencoret pemilih yang TMS ataupun melakukan ubah data agar kualitas daftar pemilih menjadi lebih baik lebih valid dan akurat. Sebelumnya KPU Demak melaksanakan pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan secara tertutup. Data Pemilih Berkelanjutan semula 853.578 pemilih dengan rincian jumlah pemilih laki-laki 426.676 dan jumlah pemilih perempuan 426.902. Pada periode bulan September ini menjadi 853.616 dengan rincian jumlah pemilih laki-laki 426.679 dan jumlah pemilih perempuan 426.937. (MJ/60)