BANJARNEGARA, MediaJateng.Net – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Jawa Tengah XVIII Tahun 2026 berlangsung meriah, ketat, dan kompetitif selama tiga hari.
Ajang ini diikuti oleh 507 atlet yang berasal dari 56 sekolah, dengan persaingan sengit di berbagai kategori usia dan jenjang pendidikan.
Kejurprov ini menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan prestasi atlet PSHT di Jawa Tengah. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan tersebut juga menjadi sarana evaluasi bagi para pelatih untuk melihat perkembangan teknik, kemampuan, serta hasil latihan para atlet selama satu tahun terakhir.
Ketua PSHT Jawa Tengah, dr. Kun Sri Wibowo, dalam keterangannya melalui sambungan telepon menyampaikan bahwa Kejurprov merupakan bagian penting dari proses pembinaan atlet di lingkungan PSHT.
Menurutnya, kejuaraan ini memberikan kesempatan kepada para pelatih untuk mengukur sejauh mana perkembangan atlet yang selama ini menjalani latihan secara rutin.
“Ini adalah ajang pembinaan prestasi PSHT Jawa Tengah. Melalui kejuaraan ini, para pelatih dapat melihat sejauh mana perkembangan atlet-atletnya setelah menjalani latihan selama satu tahun terakhir,” ujarnya.
Ia berharap, melalui kompetisi yang berlangsung secara berkelanjutan, kualitas atlet PSHT Jawa Tengah semakin meningkat dan mampu melahirkan pesilat-pesilat berprestasi yang dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Persaingan Ketat, Kualitas Atlet Terus Meningkat
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) sekaligus Ketua PSHT Banjarnegara, Bayu Mahendro, mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya atas terselenggaranya kejuaraan dengan sukses.
Ia menilai, pelaksanaan Kejurprov tahun ini tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menunjukkan perkembangan kemampuan atlet yang menggembirakan, khususnya dari sisi teknik dan kualitas pertandingan.
Bayu berharap, penyelenggaraan Kejurprov pada tahun-tahun mendatang dapat menghadirkan persaingan yang semakin kompetitif sekaligus mendorong peningkatan prestasi atlet dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
“Alhamdulillah, kami sangat gembira karena kegiatan berjalan dengan sukses. Kami juga melihat perkembangan atlet yang menggembirakan, baik dari segi teknik maupun kemampuan bertanding,” ungkapnya.
Daftar Juara Umum Kejurprov PSHT Jawa Tengah XVIII Tahun 2026
Persaingan antarkontingen dalam kejuaraan ini menghasilkan sejumlah juara umum dari kategori SMA, SMP, dan SD/MI. Berikut hasil perolehan juara umum berdasarkan kategori yang dipertandingkan:
Kategori SMA
1. SMKN 2 Bawang
2. Beluk Terate Club
3. SMAN 1 Bawang
Kategori SMP
1. KTSC Kota Semarang
2. SMP Negeri 2 Punggelan
3. SMP Negeri 4 Banjarnegara
Kategori SD/MI
1. MIN 1 Banjarnegara
2. MI Cokroaminoto 1 Petuguran
3. Ranting Mandiraja
Hasil tersebut menunjukkan persaingan yang berlangsung merata di berbagai kategori, sekaligus menjadi gambaran perkembangan pembinaan atlet PSHT di tingkat sekolah dan ranting.
SMP Negeri 2 Punggelan Tampil Menonjol dengan 12 Atlet di Final
Kategori SMP menjadi salah satu kategori dengan jumlah peserta terbanyak, yakni sekitar 160 atlet. Di antara peserta yang tampil, SMP Negeri 2 Punggelan menunjukkan performa yang menonjol dengan berhasil meloloskan 12 atlet hingga babak final.
Dari 12 atlet tersebut, SMP Negeri 2 Punggelan berhasil meraih enam medali emas dan enam medali perak. Perolehan ini menjadi capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan keberhasilan pembinaan dan persiapan atlet di sekolah tersebut.
Meski demikian, SMP Negeri 2 Punggelan harus puas menempati posisi juara umum kedua setelah terpaut satu medali emas dari KTSC Kota Semarang, yang berhasil mengumpulkan tujuh medali emas dan keluar sebagai juara umum pertama kategori SMP.
Persaingan tersebut memperlihatkan bahwa selisih kemampuan antarkontingen semakin tipis dan setiap pertandingan memiliki peran penting dalam menentukan hasil akhir kejuaraan.
Mendorong Pembinaan Prestasi yang Berkelanjutan
Keberhasilan penyelenggaraan Kejurprov PSHT Jawa Tengah XVIII Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Evaluasi hasil pertandingan, peningkatan kualitas latihan, serta pembinaan teknik dan mental bertanding menjadi bagian penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi berikutnya.
Melalui ajang ini, PSHT Jawa Tengah diharapkan terus melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Dengan semangat persaudaraan dan sportivitas, Kejurprov PSHT Jawa Tengah diharapkan dapat terus berkembang menjadi kompetisi yang semakin berkualitas, kompetitif, dan mampu mendorong prestasi pencak silat di masa mendatang.***
