Ibu Ini Tega Membunuh Anak Setelah Dapat Bisikan di Samping Bunga

BATANG, Mediajateng.net – Seorang ibu rumah tangga berinisial N (17) warga Desa Gondang Subah Batang diduga telah melakukan kekerasan atau penganiayaan terhadap anaknya yang masih berusia 2,5 Tahun hingga meninggal dunia.

Jasad bayi berjenis kelamin laki laki itu ditemukan warga meninggal dunia di dalam kamar.

Sontak kabar tersebut menggegerkan warga sekitar. Atas tindakanya ini sekarang dia berurusan dengan polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Kapolres Batang Polda Jawa Tengah AKBP Edi S Sinulingga, SIK membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Terduga pelaku sudah kami amankan dan mintai keterangan,” kata Kapolres Batang, Senin (12/2).
Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, kasus ini terungkap berawal dari kecurigaan dari Ibu mertua diduga pelaku berusaha untuk mencari korban dan diduga Pelaku ke tempat saudara dan tetangga tetapi tidak ketemu.  selanjutnya ia bersama saksi pulang ke rumah.

“Dia bersama warga merasa curiga karena pintu kamar diduga pelaku dalam keadaan terkunci gembok dari luar, lalu  pintu di buka paksa dan  di dapati korban berada di dalam kamar di lihat sudah dalam keadaan meninggal dunia. Ia bersama warga lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Subah,” beber Kapolres Batang.

Mendapat laporan tersebut, petugas  piket penjagaan dan unit Reskrim Polsek Subah mengecek TKP bersama dengan Piket Puskesmas subah dan amankan TKP.

Dari pemeriksaan sementara oleh petugas puskesmas setempat bahwa ditemukan adanya tanda tanda penganiayaan pada korban.

“Pihaknya masih menunggu Tim DVI dari Polda Jawa Tengah Untuk memastikan penyebab kematianya,” jelas Kapolres.

Saat diinterogasi, N mengakui perbuatanya dengan menggunakan bantal dengan cara menutupi wajah anaknya.

“Dirinya bersama anaknya masuk ke dalam rumah karena habis mandi dan makan, setelah habis membuat lubang di belakang rumah dan tanahnya diambil untuk menanam bunga. Setelah masuk kamar merasa ada yang membisikan/ membayang bayangi untuk menghilangkan nyawa korban,” aku N.

Saat ini, petugas tengah menunggu Tim DVI Polda Jateng dan lakukan pendalaman dengan di backup Unit PPA Satreskrim Polres Batang.