Diduga Tidak Ada Pengaman, Seorang Balita Tewas Setelah Jatuh ke Sumur

Purbalingga – mediajateng.net

Anggota Polsek Karanganyar membantu evakuasi Riski, balita berusia (2,5) warga RT 2 RW 2 Desa Banjarkerta, Kecamatan Karanganyar yang jatuh ke dalam sumur.

Kapolsek Karanganyar, AKP Nur Susalit mengatakan, korban jatuh ke sumur milik Samidi warga Desa Banjarkerta RT 3 RW1. Diduga balita tersebut mengikuti kakaknya yang sedang berwudu namun berjalan langsung menuju sumur tanpa pagar pengaman.

Menurut keterangan saksi, korban Rizki sebelumnya sedang bermain di rumah saudaranya yang bernama Samidi. Kemudian korban ditinggal kakak kandungnya Dewi untuk mengambil air wudhu di belakang rumah. Tanpa disadari korban ikut lari ke belakang menyusul kakaknya.

“Diduga korban terpeleset jatuh ke dalam sumur yang tidak ada pagar pengaman sedalam kurang lebih 10 meter. Karena korban tidak segera ditolong akhirnya korban tenggelam dan meninggal dunia,” kata Nur Susalit.

Kapolsek menambahkan, mendapati adanya laporan, anggota polsek langsung mendatangi TKP. Kemudian memasang garis polisi agar warga tidak menggangu TKP. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Tim SAR Purbalingga untuk membantu proses evakuasi.

Setelah berhasil dievakuasi, korban kemudian diperiksa awal oleh tim medis Puskesmas Karanganyar. Berdasarkan hasil pemeriksaan dr.Wahyudi, korban yang merupakan anak dari Beni dan Jumiati ini meninggal dunia karena paru-paru kemasukan air sehingga tidak dapat bernafas.

Oleh petugas, kemudian korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah didapat keterangan hasil pemeriksaan, petugas kemudian menyerahkan korban kepada pihak keluarga bersama kepala desa serta perangkat untuk dimakamkan.(MJ-303)